"Penyidik Polres Jakbar sudah periksa lima saksi, dari engineering, security sudah kita lakukan pemeriksaan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Kamis (21/2).
Untuk kepastian penyebab ledakan, kata Argo, pihaknya masih menunggu hasil dari Puslabfor Mabes Polri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Korban Ledakan Mal Taman Anggrek Bertambah |
"Dua (orang) sudah rawat jalan, masih ada yang di rumah sakit juga," ujarnya.
Sebelumnya, polisi menyebut bahwa ledakan yang terjadi di area food court Mal Taman Anggrek pada Rabu (20/2) kemarin bukan berasal dari bom.
"Dari tim gegana sudah melaksanakan bahwa ini adalah ledakan mekanikal dimana tidak ditemukan bahan peledak di TKP. Artinya bukan bom," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengky Haryadi.
"Secara mekanikal artinya gas itu berkumpul di tempat yang minim dan disambar oleh blower dan bertemu percikan api akhirnya terjadi ledakan," tuturnya. (dis/osc)