Empat Pelaku Tewas dalam Serangan di Mapolrestabes Surabaya

Abi Sarwanto, CNN Indonesia | Senin, 14/05/2018 12:20 WIB
Empat Pelaku Tewas dalam Serangan di Mapolrestabes Surabaya Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Komisaris Besar Frans Barung Mangera menyatakan empat pelaku penyerangan Mapolrestabes Surabaya, dinyatakan tewas. (Foto: AFP PHOTO / JUNI KRISWANTO)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Komisaris Besar Frans Barung Mangera menyatakan empat pelaku penyerangan Mapolrestabes Surabaya, dinyatakan tewas.

"Update terakhir ada empat pelaku teror dengan menggunakan dua motor, yang sudah dinyatakan tewas," kata Frans di Mapolda Jawa Timur, Senin (14/5).

Saat ini kepolisian disebut masih memeriksa identitas keempat pelaku penyerangan yang menggunakan sepeda motor Honda Beat dan Honda Supra tersebut.


"Identitas masih diidentifikasi, mencocokkan semua data-data," katanya.

"Kita rujuk ke RS PHC, kita berikan pengobatan, mohon doakan," katanya.

Frans juga mengklarifikasi terkait mobil Avanza yang ramai di media sosial. Menurutnya mobil itu merupakan tamu Poltabes Surabaya.
Empat Pelaku Tewas dalam Serangan di Mapolrestabes SurabayaSuasana ledakan di Mapoltabes Surabaya. (Foto: ANTARA FOTO/Didik Suhartono)

Berdasarkan video CCTV yang didapat redaksi CNNIndonesia.com, ada sekitar lima polisi yang berjaga di pintu gerbang masuk Mapolrestabes Surabaya. Beberapa dari anggota polisi menggunakan perlengkapan rompi.

Awal mulanya, tampak sebuah mobil Avanza warna hitam yang masuk ke dalam gerbang. Kedatangan mobil tersebut diikuti oleh dua motor yang ditumpangi laki-laki, anak kecil dan perempuan.

Kedatangan dua motor jenis bebek itu langsung meledak bersamaan dengan anggota polisi yang memberhentikan dan bertanya kepada pengendara motor dan mobil.

Kejadian yang terjadi dalam hitungan detik itu pun membuat anggota polisi yang berada di pintu gerbang seketika terpental dan jatuh akibat ledakan. Belum diketahui kondisi terkini polisi yang menjadi korban tersebut.


[Gambas:Video CNN] (asa)