"Budi Suharto akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ARE [Kepala Satuan SPAM Strategis/Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) SPAM Lampung]," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulisnya di KPK, Jakarta Selatan, Jumat (22/2).
Selain Budi, KPK juga memeriksa lima orang saksi lainnya untuk tersangka Kepala Satuan Kerja SPAM Strategis/Pejabat Pembuat Komitmen SPAM Lampung, Anggiat Partunggal Nahot Simaremare.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kasus ini KPK telah menetapkan delapan tersangka. Para tersangka diduga sebagai pemberi yakni Dirut PT Wijaya Kusuma Emindo (WKE) Budi Suharto, Direktur PT WKE Lily Sundarsih, Direktur PT Tashida Sejahtera Perkara (TSP) Irene Irma, dan Direktur PT TSP Yuliana Enganita Dibyo.
Anggiat Partunggal Nahot Simaremare, Meina Woro Kustinah, Teuku Moch Nazar, dan Donny Sofyan Arifin diduga menerima suap untuk mengatur lelang terkait proyek pembangunan SPAM tahun Anggaran 2017-2018 di Umbulan 3-Pasuruan, Lampung, Toba 1, dan Katulampa.