"Kemarin pukul 17.15 [waktu setempat] satuan operasi tugas Tinombala di Poso telah kontak tembak dengan MIT berjumlah lima orang. Dalam kejadian tersebut telah tertembak 1 orang DPO atas nama Basir alias Romzi, yang termasuk DPO yang lama," ujar Asisten Operasi Kapolri Irjen Rudy Sufahriadi, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (4/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, ia mengakui operasi Satgas Tinombala masih belum mencapai target utamanya. Pasalnya, pemimpin kelompok mereka yakni Ali Kalora masih berada di hutan.
Di samping menembak mati Basir, Satgas Tinombala berhasil menangkap seorang anggota kelompok Ali Kalora lainnya yakni Aditya. Pria ini diduga berasal dari Ambon. Polisi masih enggan membeberkan pemeriksaan yang mereka jalani terhadap Aditya.
"Sampai hari ini sedang dilakukan pemeriksaan," cetus Rudy.
Lihat juga:Riset Sidney Jones Ungkap Masa Lalu Ba'asyir |
Kurir tersebut diidentifikasi bertugas mengirim kebutuhan logistik makanan bagi kelompok Ali Kalora.
Ali Kalora dan kelompoknya menjadi sorotan publik setelah diduga membunuh dan memutilasi warga di Desa Salubanga, Sausu, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pada 31 Desember 2018 lalu.
[Gambas:Video CNN] (bin/arh)