Jokowi memberikan secara simbolik kepada perwakilan 10 siswa, di SLB Negeri Pembina, Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (6/3). Hadir dalam penyerahan itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy serta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi turut memperkenalkan KIP Kuliah, salah satu program baru calon presiden petahana 01 itu bila terpilih kembali menjadi presiden pada periode kedua.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang paling penting anak-anak harus berprestasi dan memiliki semangat belajar yang baik," ujarnya.
Menurut Jokowi, masing-masing siswa mendapat dana KIP berbeda-beda, yakni untuk siswa SD sebesar Rp450 ribu, siswa SMP sejumlah Rp750 ribu, dan siswa SMA/SMK sebesar Rp1,5 juta.
"Untuk beli pulsa tidak boleh. Janjian ya. Kalau ada yang beli pulsa, hati-hati kartunya dicabut," katanya.
Sementara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan mulai hari ini para siswa di wilayah Jakarta Selatan sudah bisa menarik dana KIP tersebut. Menurut dia, dana KIP bisa diambil melalui bank mitra Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, BNI dan BRI.
Muhadjir menjelaskan bahwa penerima KIP tahun 2019, baik SD, SMP, SMA/SMK di DKI Jakarta sebanyak 31.299 siswa dengan nilai bantuan sebesar Rp4,1 triliun.
"Ini termasuk provinsi penerima KIP terbesar untuk seluruh Indonesia," ujarnya. (fra/wis)