Jalur KRL Lintas Bogor Bisa Dilalui Usai Insiden Anjlok

CNN Indonesia | Senin, 11/03/2019 08:35 WIB
Jalur KRL Lintas Bogor Bisa Dilalui Usai Insiden Anjlok Foto udara proses evakuasi KRL Commuter Line 1722 yang anjlok di pintu perlintasan Kebon Pedes, Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, Minggu (10/3/2019). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perjalanan kereta rel lisrik (KRL) lintas Bogor-Jakarta/Jatinegara sudah kembali normal Senin pagi (11/3). Jalur Bogor yang sempat lumpuh sejak kemarin siang akibat KRL terguling kini sudah bisa dilalui kereta meski hanya gunakan satu jalur.

Sebelumnya KRL 1722 relasi Jatinegara-Bogor mengalami kecelakaan keluar dari rel di kawasan Kebon Pedes, Kabupaten Bogor pada Senin (10/3) pukul 10.15 WIB. Akibat KRL anjlok tersebut, sebanyak 19 orang di dalamnya termasuk masinis dan petugas perjalanan kereta (PPK) mengalami luka-luka.

Informasi penumpang di grup percakapan CL Mania menyebutkan kereta pertama dari Bogor berangkat sekitar pukul 6.00 WIB. KA 1053 itu menjadi kereta pertama yang melintasi lokasi kereta anjlok di kawasan Kebon Pedes. 

Berdasarkan pantauan di Stasiun Depok Baru, operasional commuter line juga berjalan seperti biasa tidak terdampak gangguan. Pukul 5.25 kereta datang dari Stasiun Depok lama sesuai jadwal, sehingga tidak terdapat penumpukan penumpang.


Sementara penumpang di Stasiun Citayam memanfaatkan kereta pemberangkatan Bojonggede untuk menghindari antrean dari Bogor. Tidak sedikit penumpang dari Bogor yang berinisiatif naik kereta langsung dari Stasiun Bojonggede.

Risna, warga Bogor mengaku sempat menunggu lama di Stasiun Bogor. Biasanya, kata dia, pukul 5.00 WIB kereta sudah berangkat namun kali ini tak juga jalan. Setelah hampir satu jam menunggu, dia memilih menggunakan transportasi lain. "Akhirnya saya pilih naik DAMRI untuk ke kantor di Jakarta," kata Risna.

Seluruh gerbong KRL yang anjlok telah selesai dievakuasi seluruhnya. Kereta terakhir dapat dievakuasi melalui pengangkatan kembali ke rel pada pukul 01.50 WIB. VP Komunikasi PT Kereta Commuter Line (KCI) Eva Chairunisa mengatakan operasional KRL mulai dilakukan dari dan ke Stasiun Bogor mulai pukul 05.00 WIB, namun hanya menggunakan satu jalur bergantian.

"Proses evakuasi tiga kereta dari KA 1722 yang mengalami anjlok pada Minggu 10 Maret 2019 telah selesai dilakukan. Kereta terakhir dapat dievakuasi melalui pengangkatan kembali ke rel pada pukul 01.50 WIB. Kereta tersebut akan ditarik ke Dipo KRL Bogor untuk pemeriksaan dan perbaikan lanjutan," ujar Eva kepada CNNIndonesia.com.

[Gambas:Video CNN]

(dea)