Sebelumnya, bom meledak di dekat kediaman Abu Hamzah (AH) alias Uppang saat Densus 88 Anti Teror Mabes Polri akan meringkusnya, Selasa (12/3) siang. Ledakan menyebabkan kepanikan. Sejumlah warga dan seorang petugas kepolisian terluka.
Lihat juga:Polisi Amankan Lima Bom Kontainer di Sibolga |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi, tenda pengungsian juga belum dibangun. Untuk makan, warga juga telah mendirikan dapur umum seadanya di pinggir jalan. Mereka bergotong royong memasak dengan menu nasi, mi instan ataupun telur dadar.
"Kita menangani pengungsian. Posko sudah kita buat. Sampai saat ini belum bisa masuk ke lokasi untuk mendata berapa kerusakannya. Sepertinya bakal lama masa tanggap daruratnya," kata Juangon, Kamis (14/3) sore.
Saat ini, kepolisian masih bersiaga di lokasi dan melakukan sterilisasi di wilayah itu. Pemukiman disterilkan dalam radius 100 meter dari kediaman AH. Apalagi setelah istri dan dua anak Abu Hamzah meledakkan diri di rumah itu.
[Gambas:Video CNN] (fnr/arh)