OTT KPK, Elit PPP Akui Romi Sedang di Surabaya Sejak Kemarin

CNN Indonesia | Jumat, 15/03/2019 15:16 WIB
OTT KPK, Elit PPP Akui Romi Sedang di Surabaya Sejak Kemarin Ketum PPP Romahurmuziy. (CNN Indonesia/Tri Wahyuni).
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Saifullah Tamliha mengakui Ketua Umum PPP Romahurmuziy atau Romi sedang berada di Surabaya, Jawa Timur, sejak Kamis kemarin (14/3). Hal itu ia katakan berdasarkan pengakuan dari salah satu ajudan pribadi Romahurmuziy.

"Tadi telepon ajudannya, dia bilang Gus Romi sedang di Surabaya dari kemarin," kata Tamliha saat dihubungi, Jumat (15/3).

Sebelumnya, KPK dikabarkan menangkap tangan Romahurmuziy di Kanwil Kementerian Agama Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (15/3), sekitar pukul 09.00 WIB.


Tamliha juga mengakui Romi ke Surabaya untuk menghadiri pelantikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur yang baru.

Akan tetapi, sampai saat ini ia belum mengetahui secara pasti apakah Romi yang terkena OTT oleh KPK atau bukan. Sebab untuk hari ini dia tidak tahu dimana keberadaan Romi karena ponselnya tak bisa dihubungi.

"Kemarin kan ada pelantikan Kakanwil Kementerian Agama Jawa Timur, jadi hadir di sana. Sekarang saya belum tahu di mana keberadaannya, HP-nya [Romahurmuziy] mati," kata dia.

Meski demikian belum ada pernyataan resmi soal kabar OTT ini. Dia mengatakan Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani masih berada di Pekalongan, Jawa Tengah dan tengah dalam perjalanan kembali ke Jakarta untuk menanggapi masalah ini.

"Pak Sekjen Arsul Sani sedang balik mendadak dari Pekalongan ke Jakarta," ujarnya.

Lebih lanjut, Tamliha menyebut PPP tak ingin memberikan keterangan secara resmi mengenai dugaan OTT Romi oleh KPK. Ia mengakui masih menunggu pihak KPK melalukan konferensi pers secara resmi terlebih dulu.

"Ya kita tunggu kejelasan pimpinan KPK dulu, kita belum mengetahui Romi tertangkap," kata dia.

Sementara itu Ketua DPP Jawa Timur Musyafa Noer menduga Romi merupakan salah seorang yang tertangkap tangan oleh KPK di Surabaya hari ini. Hal ini lantaran Romi tak bisa dihubungi.

"Sepertinya iya, karena sejak tadi saya kontak orangnya tidak bisa. Mungkin semua alat komunikasinya sudah disita sama petugas," kata Ketua Fraksi PPP DPRD Jatim tersebut.

Musyafa juga menjelaskan bahwa dirinya menerima laporan penangkapan ketua umumnya di salah satu hotel di kawasan Basuki Rahmat Surabaya, bukan di kantor Kanwil Kemenag Jatim di Sidoarjo.

Sedangkan, kehadiran Romi di Jatim dalam rangka konsolidasi partai sejak Rabu, yaitu ke Malang Raya, kemudian Kamis ke Blitar serta Kediri, kemudian menginap di Surabaya.

"Saya tidak berada di hotel karena pulang ke rumah, lalu pagi tadi dapat kabar seperti itu. Tapi, bersama siapanya yang ditangkap di hotel saya juga belum tahu pasti," ujarnya.

KPK dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (15/3). Dari informasi penegak hukum, salah satu pihak yang ditangkap adalah Romi.

Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan soal operasi senyap tersebut. Namun dia tak membeberkan identitas para pihak yang diamankan dalam OTT dimaksud. Dia hanya meminta semua pihak bersabar dan menunggu keterangan resmi dari KPK.

"Tunggu konpers lanjutannya di KPK nanti malam/besok pagi," ujar Agus kepada CNNIndonesia.com. (rzr/osc)