Menurutnya, penangkapan Romi tidak akan memengaruhi elektabilitas partai berlambang kakbah tersebut.
"Kami dari dulu diajarkan optimistis, jadi tidak ada kekhawatiran [elektabilitas berkurang], selalu optimis, dan kami sudah berpengalaman untuk itu," kata Hasrul saat ditemui di Kompleks MPR/DPR, Jakarta, Jumat (15/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasrul menegaskan PPP sudah teruji dan memiliki pengalaman politik yang panjang dalam kontestasi pemilu di Indonesia.
Namun, kata Hasrul, partainya mampu mematahkan prediksi tersebut dan tetap melenggang ke Senayan dengan perolehan 6,53 persen suara.
"Jadi apa yang menimpa ketua umum hari ini saya sebagai kader PPP yang lama sudah tujuh periode jadi anggota DPR, saya yakin tidak akan memengaruhi elektabilitas," kata dia.
Hasrul juga mengatakan faktor citra Ketua Umum PPP tak terlalu berpengaruh signifikan untuk mendongkrak suara partainya di beberapa daerah pemilihan.
Ia mencontohkan bahwa faktor citra caleg di wilayah Sumatera Utara justru lebih menentukan untuk meraih suara ketimbang citra ketua umum parpol.
Terlebih lagi, kata dia, PPP sendiri sudah memiliki basis massa dari kalangan tradisional yang loyal untuk memilih dari satu perhelatan pemilu ke pemilu lainnya.
"Rakyat sudah dewasa. Terutama pemilih tradisional. Mereka tahu apa yang akan mereka lakukan," kata dia.
[Gambas:Video CNN] (rzr/ugo)