Konsolidasikan Jurkamnas, BPN Tak Ingin Ada Perbedaan

CNN Indonesia | Sabtu, 16/03/2019 01:33 WIB
Konsolidasikan Jurkamnas, BPN Tak Ingin Ada Perbedaan Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Eddy Soeparno, menyebut tak ingin ada perbedaan dari para jurkamnas. (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ingin menyamakan suara para juru kampanyenya di Pilpres 2019.

Hal itu dikatakan terkait konsolidasi juru kampanye nasional (Jurkamnas) di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (15/3) malam.

"Tidak boleh ada yang berbeda. Jadi sekarang kita merapatkan barisan seluruh Jurkam seluruh pimpinan itu berkumpul untuk mensinkronkan strategi terutama di saat-saat terakhir," Kata Wakil ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Eddy Soeparno, ditemui di lokasi.


Dalam acara ini hadir sejumlah petinggi parpol koalisi dan petinggi BPN, seperti Amien Rais, Siti Hediati Soeharto atau Titiek Soeharto, Sohibul Iman, Zulkifli Hasan, Sudirman Said, Djoko Santoso, Sudirman Said, Ferry Mursidan Baldan, Mardani Ali Sera, dan sejumlah petinggi lainnya.

Prabowo dan Sandi pun hadir dalam kegiatan ini. Keduanya didaulat mengisi pidato untuk konsolidasi dengan jurkamnas.

Eddy mengatakan kegiatan ini digelar untuk menggelar sosialisasi kepada warga di masa kampanye yang sedikit lagi.

Dalam pertemuan ini pihaknya juga akan membicarakan tentang rencana untuk melakukan kampanye terbuka yang akan dimulai pada 24 Maret.

Disamping itu, dalam pertemuan ini, BPN Prabowo-Sandi juga melakukan pembicaraan mengenai strategi penerapan saksi di lapangan. Para saksi ini penting untuk mengamankan TPS-TPS di seluruh wilayah di Indonesia.

"Karena bagaimana pun sebagai pihak yang bukan petahana kami tentu memiliki komitmen untuk menghadirkan lebih banyak saksi yang diperlukan," kata dia.

[Gambas:Video CNN] (tst/arh)