OTT Romi, Bachtiar Nasir Imbau Partai Islam Menjaga Akhlak

CNN Indonesia | Sabtu, 16/03/2019 02:56 WIB
OTT Romi, Bachtiar Nasir Imbau Partai Islam Menjaga Akhlak Sekretaris Jenderal MIUMI, Bachtiar Nasir (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) meminta agar partai Islam mulai menjaga akhlaknya dalam berpolitik. Hal ini disampaikan menyusul ditangkapnya Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy alias Romi dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami mengimbau kepada pimpinan partai politik, apalagi membawa nama Islam, jagalah akhlakul karimah dengan takwa," ujar Sekretaris Jenderal MIUMI, Bachtiar Nasir di Hotel Balairung, Jakarta, Jumat (15/3).

Terlebih, saat ini Indonesia tengah memasuki tahun politik. Dia mengatakan, hendaknya partai Islam bisa menjadi contoh bagi partai lain, terutama masyarakat.



"Menjaga kondusifitas politik, jadilah teladan moral dalam berpolitik. Dan, jauhkan dari hal-hal yang merusak Islam," jelas dia.

Menyoal kasus yang menimpa Romi, Bachtiar meminta semua pihak untuk menunggu kepastian dari KPK sebagai lembaga yang berwenang. Dia juga mengingatkan agar semua pihak mengedepankan azas praduga tak bersalah.

"Malam ini kami belum dapat kepastian dari KPK. Kita mengedepankan prinsip praduga tak bersalah. Dan tetap, kepada umat Islam, agar menjaga persaudaraan," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, KPK menyebut OTT yang dilakukan di Jawa Timur, Jumat (15/3), terkait dengan pengisian jabatan di Kementerian Agama.


Juru Bicara KPK, Febridiansyah menyebut, penyidik mengamankan lima orang dan sejumlah uang pecahan rupiah dari OTT tersebut.

Saat ini, Romi telah tiba di Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

KPK juga telah menyegel ruangan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut. (CTR/asr)