Detik-detik KPK Tangkap Romi Terkait Suap Jabatan Kemenag

CNN Indonesia | Sabtu, 16/03/2019 13:53 WIB
Detik-detik KPK Tangkap Romi Terkait Suap Jabatan Kemenag KPK menjelaskan kronologi OTT terhadap Ketua Umum PPP Romahurmuziy di Surabaya, Jawa Timur, dan mengamankan total uang Rp156 juta. (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan kronologi operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Romi di sebuah hotel di Surabaya, Jawa Timur.

KPK menerima informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi korupsi. Berdasarkan bukti-bukti awal dan informasi tersebut, KPK kemudian melakukan serangkaian penyelidikan hingga melakukan kegiatan tangkap tangan di Surabaya, Jumat (15/3).

Tim KPK mendapatkan informasi bahwa di tempat itu Romi akan menerima uang dari dua pejabat Kementerian Agama di Jawa Timur.


Informasi awal itu didapat tim KPK pada Jumat pukul 07.00 WIB. Dari sana, tim bergerak ke Hotel Bumi Surabaya, tempat Romi akan menerima uang dari Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi.


Tim membekuk Muafaq terlebih dahulu pada pukul 07.35 WIB di Hotel Bumi Hyatt. Muafaq ditangkap bersama sopirnya dan seorang caleg DPRD Kabupaten Gresik dari PPP bernama Abdul Wahab.

"Dari MFQ (Muhammad Muafaq Wirahadi), tim mengamankan uang Rp17,7 juta dalam amplop putih," ujar Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif dalam konferensi pers di KPK, Jakarta, Sabtu (16/3).

Tim KPK kemudian mengamankan Amin Nuryadin, asisten Romi. KPK menduga Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur, Haris Hasanuddin menyerahkan uang kepada Romi melalui Amin.

Amin dicokok oleh tim dengan barang bukti kantong kertas berisi uang Rp50 juta. Tak hanya itu dari orang yang sama ini, KPK juga mendapatkan barang bukti uang senilai Rp120 juta.

"Setelah itu tim secara paralel mengamankan RMY (Romahurmuziy) di sekitar kawasan hotel pasa pukul 7.50 WIB," kata Laode.


Operasi masih berlanjut. Tak sampai satu jam, tim KPK berhasil menciduk Haris dan menyita uang senilai Rp18,8 juta.

Setelah semua target ditangkap, KPK lalu membawa mereka ke Mapolda Jawa Timur untuk pemeriksaan. Keenam orang tersebut kemudian diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih mendalam. Mereka tiba di Gedung Merah Putih KPK pada pukul 20.13 WIB.

Sekitar pukul 17.00 WIB, tim KPK mendatangi Kantor Kementerian Agama dan menyegel sejumlah ruangan, di antaranya ruangan Menteri Agama dan Sekjen Kemenag.

Pada pukul 20.30 WIB Sekjen Kemenag mendatangi KPK dilanjutkan proses klarifikasi hingga sekitar pukul 03.00 dini hari.

"Total uang yang diamankan tim KPK berjumlah Rp156.758.000," ucap Laode.

Dalam perkara ini, KPK sudah menetapkan Romi sebagai tersangka. Ia diduga sebagai penerima suap dari Haris dan Muafaq. Dua nama terakhir ini juga ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan jual beli jabatan di lingkungan Kemenag ini.
[Gambas:Video CNN] (bin)