Cegah Banjir Bandang, Jokowi Dorong Reboisasi

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 17/03/2019 21:42 WIB
Cegah Banjir Bandang, Jokowi Dorong Reboisasi Presiden Jokowi menilai penanaman pohon kembali atau reboisasi jadi salah satu cara mengatasi kerusakan di kawasan hutan dan mencegah terjadinya banjir bandang. (Detikcom/Andhika Prasetia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pihaknya bakal menanam pohon kembali atau reboisasi di kawasan hutan untuk mencegah terjadinya banjir bandang.

Jokowi mengaku penanaman pohon menjadi salah satu cara mengatasi kerusakan di kawasan hutan.

"Inilah ke depan yang akan kami kerjakan konsentrasi pada penanganan hulu, penanaman, penghutanan. Saya kira arah pekerjaan seperti itu," kata Jokowi di JICT, Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (17/3).



Jokowi menyampaikan rencana tersebut merespons banjir bandang yang menerjang Sentani, Jayapura, Papua. Menurut Jokowi, upaya menanam pohon kembali di kawasan hutan, wilayah hulu, menjadi sebuah keharusan.

Calon presiden nomor 01 itu sudah menerapkan moratorium atau penghentian sementara perluasan lahan sawit.

Jokowi mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2018 Tentang Penundaan dan Evaluasi Perizinan Perkebunan Kelapa Sawit Serta Peningkatan Produktivitas Perkebunan Kelapa Sawit.


Dalam inpres yang diteken 19 September 2018 itu, pemerintah menegaskan menghentikan sementara pemberian izin lahan sawit selama masa tiga tahun.

Bagi Jokowi, moratorium cukup efektif menekan pengalihan fungsi kawasan hutan. Namun, Jokowi menyebut moratorium tak akan menyelesaikan masalah bila tak diikuti dengan penghijauan kembali kawasan hutan yang kritis.

"Jangan hanya moratorium saja. Tidak akan menyelesaikan masalah. Karena terlanjur rusak bertahun-tahun lalu," ujarnya. (fra/end)