Romi Sebut Khofifah Rekomendasikan Jabatan Kakanwil Jatim
CNN Indonesia
Jumat, 22 Mar 2019 13:59 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy (Romi) menolak tudingan yang menyebutnya terlibat jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Romi berkilah dirinya hanya sebatas penyampai aspirasi karena dirinya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Romi bahkan menyebut nama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ikut merekomendasikan Haris Hasanuddin menjadi Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provisinsi Jawa Timur. Haris diketahui juga ditetapkan tersangka pemberi suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Ibu Khofifah Indar Parawansa, misalnya, beliau gubernur terpilih yang jelas-jelas mengatakan 'mas Romi percayalah dengan Haris karena Haris ini orang yang kerjanya bagus," kata Romi di gedung KPK, Jakarta, Jumat (22/3).
Romi mempertanyakan apakah aspirasi yang ia terima akan menimbulkan dosa. Dia juga mengatakan bahwa hal itu tidak menghilangkan proses seleksinya. Selain Khofifah, Romi juga mengatakan bahwa ada juga seorang ulama, Kiai Asep Saifuddin Halim yang juga ikut merekomendasikan Hasan sebagai Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur.
"Memang dari awal saya menerima aspirasi itu dari seorang ulama, Kiai Asep Saifuddin Halim yang dia adalah seorang pimpinan ponpes besar di sana," ujarnya.
Romi mengatakan bahwa proses seleksinya itu dilakukan oleh panitia yang sangat profesional. Romi mengaku tidak mengintervensi proses seleksinya.
"Semuanya adalah guru-guru besar dari lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) seluruh Indonesia yang sama sekali diajak komunikasi oleh Romi tidak pernah. Mereka melakukan proses seleksi dengan profesional," ujarnya.
Romi juga menyesalkan kesan yang ditangkap di media seolah-olah jual beli jabatan. Padahal, menurut dia, ini hanya meneruskan aspirasi biasa dari orang-orang yang selama ini memiliki reputasi.
Seperti diberitakan sebelumnya, KPK menetapkan Romi sebagai tersangka bersama Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin.
Romi diduga menerima suap sebesar Rp300 juta, dengan rincian Rp50 juta dari Muafaq untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik dan Rp250 juta dari Haris untuk jabatan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur.
CNNIndonesia.com sudah berusaha menghubungi Khofifah Indar Parawansa untuk dimintai tanggapan. Sejumlah nomor telepon seluler Khofifah yang biasa dihubungi dalam kondisi tidak aktif.
[Gambas:Video CNN] (sas/ain)
Romi bahkan menyebut nama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa ikut merekomendasikan Haris Hasanuddin menjadi Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provisinsi Jawa Timur. Haris diketahui juga ditetapkan tersangka pemberi suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Ibu Khofifah Indar Parawansa, misalnya, beliau gubernur terpilih yang jelas-jelas mengatakan 'mas Romi percayalah dengan Haris karena Haris ini orang yang kerjanya bagus," kata Romi di gedung KPK, Jakarta, Jumat (22/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khofifah Indar Parawansa (kiri). (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan) |
Lihat juga:Romi Maklum PPP Tak Beri Bantuan Hukum |
"Memang dari awal saya menerima aspirasi itu dari seorang ulama, Kiai Asep Saifuddin Halim yang dia adalah seorang pimpinan ponpes besar di sana," ujarnya.
Romi mengatakan bahwa proses seleksinya itu dilakukan oleh panitia yang sangat profesional. Romi mengaku tidak mengintervensi proses seleksinya.
"Semuanya adalah guru-guru besar dari lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) seluruh Indonesia yang sama sekali diajak komunikasi oleh Romi tidak pernah. Mereka melakukan proses seleksi dengan profesional," ujarnya.
Lihat juga:Diperiksa KPK, Romi Janji Bakal Buka-bukaan |
Romi juga menyesalkan kesan yang ditangkap di media seolah-olah jual beli jabatan. Padahal, menurut dia, ini hanya meneruskan aspirasi biasa dari orang-orang yang selama ini memiliki reputasi.
Seperti diberitakan sebelumnya, KPK menetapkan Romi sebagai tersangka bersama Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin.
Romi diduga menerima suap sebesar Rp300 juta, dengan rincian Rp50 juta dari Muafaq untuk posisi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik dan Rp250 juta dari Haris untuk jabatan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur.
CNNIndonesia.com sudah berusaha menghubungi Khofifah Indar Parawansa untuk dimintai tanggapan. Sejumlah nomor telepon seluler Khofifah yang biasa dihubungi dalam kondisi tidak aktif.
[Gambas:Video CNN] (sas/ain)
