Gunung Merapi Kembali Luncurkan Guguran Lava Pijar

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 24/03/2019 08:34 WIB
Gunung Merapi Kembali Luncurkan Guguran Lava Pijar Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar. (ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gunung Merapi kembali meluncurkan guguran lava pijar pada Minggu (24/3) dini hari. Kali ini, dua guguran lava pijar dengan jarak luncur 600-700 meter meluncur ke arah Kali Gendol.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida mengatakan, luncuran guguran lava teramati melalui CCTV pada periode pengamatan pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB.

Cuaca di gunung terpantau cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur laut dengan suhu udara 15-21,6 derajat Celcius, kelembapan udara 77-84 persen, dan tekanan udara 627.45-687.8 mmHg.



Selama rentang waktu itu, BPPTKG juga mendeteksi tujuh kali gempa guguran dengan amplitudo 4-45 mm selama 14,9-92 detik, 2 kali gempa embusan dengan amplitudo 20-60 mm selama 24,2-29,4 detik, 1 kali gempa hybrid dengan amplitudo 4 mm selama 8,2 detik, serta 2 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 60-70 mm selama 20-22 detik.

Hingga saat ini, Gunung Merapi masih berada pada status Level II atau Waspada. Untuk sementara waktu, BPPTKG tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

Warga diimbau untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol juga diminta untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat jarak luncuran guguran awan panas yang semakin jauh.

[Gambas:Video CNN] (Antara/asr)