BPPTKG melalui akun Twitternya menyebutkan luncuran awan panas itu terjadi pada pukul 04:56 WIB selama 150 detik dengan jarak luncur 1.500 meter yang mengarah ke Kali Gendol.
Sebelumnya, awan panas tersebut meluncur pada Kamis (7/3) sekitar pukul 10.17 WIB dengan durasi 97 detik yang mengarah ke tenggara atau arah Kali Gendol.
Lihat juga:Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas |
"Awan panas masih dalam jarak aman rekomendasi, masyarakat diimbau untuk tetap tenang," tulis BPPTKG.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dikutip dari Antara, hingga saat ini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau waspada, dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian berkaitan dengan mitigasi bencana.
Warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat jarak luncur guguran awan panas semakin jauh.
Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi, media sosial BPPTKG atau ke kantor BPPTKG. (antara/dea)