"Jelas Pak Prabowo menguliahi Pak Jokowi soal pertahanan dan keamanan," tutur Ferry kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon, Sabtu malam (30/3).
Dikatakan Ferry bahwa Prabowo selalu mengikuti perkembangan pertahanan negara-negara di dunia. Pula, mengikuti informasi tentang kondisi pertahanan dan keamanan dalam negeri meski sudah bukan bagian dari TNI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Salah Taktik Jokowi dan Narasi Usang Prabowo |
Prabowo memang sempat ditertawakan oleh pendukung Jokowi di ruang debat. Momen itu terjadi kala Prabowo mengatakan bahwa pertahanan Indonesia masih lemah dibanding negara tetangga, misalnya Singapura.
Dari segi anggaran, kata Prabowo saat debat, Singapura mengalokasikan 30 persen APBN untuk pertahanan. Sementara Indonesia hanya tiga persen.
Dia mencontohkan ketika Prabowo menyebut Jokowi mendapat laporan atau informasi yang keliru mengenai pertahanan dan keamanan dari bawahannya.
"Pak Jokowi harus berterimakasih kepada Pak Prabowo setelah debat. Pak Jokowi harus cek seluruh bawahannya. Ya kan masih bisa tinggal beberapa bulan lagi," kata Ferry.
Sementara itu Ketua Tim Cakra 19, Andi Widjajanto mengklaim Jokowi lebih memahami substansi debat mengenai tema pertahanan dan keamanan daripada Prabowo. Menurut dia, hal itu terlihat dari penjabaran berbagai hal mengenai TNI.
"Jokowi lebih paham TNI daripada Prabowo," ujar Andi dalam keterangan tertulis.
Kedua, Jokowi juga mengetahui gelar satuan terpadu yang dilakukan TNI di Natuna, Morotai, Saumlaki, dan Biak.
Ketiga, Andi menyebut Jokowi mengetahui paradigma investasi pertahanan yang mengubah belanja militer untuk pembelian senjata menjadi alokasi anggaran untuk membangun industri pertahanan.
"Ini menunjukkan Jokowi memiliki visi dan komitmen untuk menguatkan TNI untuk menghadapi perang teknologi dan perang siber masa depan. Sementara, Prabowo cenderung tidak percaya teknologi," ujarnya.
Prabowo dan Jokowi menjalani debat capres keempat yang digelar KPU di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3). Tema debat capres keempat adalah ideologi, pemerintahan, pertahanan dan kemanan, serta hubungan internasional.
[Gambas:Video CNN]
(bmw/wis)