Dapat Diskon 50 Persen, Pengguna MRT Tak Masalah Harga Normal

CNN Indonesia | Senin, 01/04/2019 11:36 WIB
Dapat Diskon 50 Persen, Pengguna MRT Tak Masalah Harga Normal Para penumpang MRT Jakarta, Senin (1/4). (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta memberikan potongan harga tiket sebesar 50 persen di hari perdananya beroperasi secara komersial, Senin (1/4). Para pengguna MRT menyebut diskon ini bisa menambah antusiasme penumpang meski tarif normal dinilai tak kemahalan.

Reza (27), pegawai swasta, mengatakan diskon ini bisa membuat warga untuk semakin tertarik menggunakan MRT. Dengan diskon itu, dia membeli tiket Lebak Bulus-Senayan hanya Rp6.000.

"Tarif diskon enggak apa-apa sih, mengajak penumpang menggunakan MRT," kata dia, ditemui di Stasiun Lebak Bulus, Jakarta, Senin (1/4).


Sebelum ada MRT, dia menggunakan ojek online untuk pergi ke kantor dan bisa menghabiskan uang Rp 25.000-Rp 30.000 per hari.

Di tempat yang sama, Ira (24), pegawai swasta yang berkantor di daerah Jl Ampera, Jakarta Selatan, memandang program diskon MRT itu sudah bagus karena didukung sosialisasi.

Dapat Diskon 50 Persen, Pengguna MRT Tak Masalah Harga NormalFoto: CNN Indonesia/Timothy Loen
Meski demikian, ia tak masalah dengan tarif normal MRT.

"Fine-fine aja Rp 13.000," kata Ira, yang naik MRT dari stasiun Lebak Bulus menuju Setiabudi itu.

Pengguna MRT lainnya, Hilma (27), mengaku belum mengetahui soal potongan harga itu. Namun, ia berharap disekon tersebut diperpanjang lebih dari sebulan.

"Ya bagus, harusnya diperpanjang," kata dia.

Dengan tarif diskon itu, Hilma naik MRT ke stasiun Haji Nawi dengan tarif hanya Rp 3.000.

"Tapi enggak masalah untuk tarif [normal] dari Lebak bulus ke Haji Nawi sebesar Rp6.000," aku dia.

Sebelumnya, pihak DPRD DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah menyepakati besaran tarif MRT, yakni Rp14.000 untuk perjalanan Lebak Bulus-Bundaran HI.
(sas/arh)