Tarif Sudah Disepakati, Taufik Ngotot MRT Gratis

CNN Indonesia | Kamis, 28/03/2019 03:06 WIB
Tarif Sudah Disepakati, Taufik Ngotot MRT Gratis Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik berkukuh agar tarif MRT gratis. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi telah menyepakati tabel tarif Moda Raya Terpadu (MRT). Adapun nilai yang disepakati ialah paling rendah Rp3000 dan paling mahal sebesar Rp14.000.

Meski telah disepakati antar dua lembaga, Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik masih ngotot ingin menggratiskan tarif MRT. Hal itu diakuinya akan diusulkan dalam rapat pimpinan gabungan sebelum Keputusan Gubernur (Kepgub) soal tarif MRT keluar.

"Kan [itu] kesepakatan Pak Anies dan Pak Ketua. Nah, hasil rapim kan [rata-rata] Rp8500, karenanya kesepakatan ttu saya kira dibawa lagi ke rapim," kata Taufik di DPRD DKI Jakarta, Rabu (27/3).


Taufik meyakini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki dana lebih untuk menyubsidi MRT. Tiap tahun DKI juga memiliki Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SiLPA) yang bisa digunakan lainn waktu.

"Mari kita itung gitu lho. Makanya mesti kita pahami dulu postur APBD kita, Silpa masih banyak. Kalau saya tanya itu gimana, kan DKI duitnya besar nih," jelas dia.

Tarif Sudah Disepakati, Taufik Ngotot MRT GratisFoto: CNN Indonesia/Timothy Loen
Menurut Taufik, angka Rp14 ribu untuk rute Lebak Bulus-Bundaran HI masih mahal. Ia berharap masih ada kajian selanjutnya terkait tarif tersebut.

"Ya mesti dilakukan kajian gitu lho, warga sih bahagia aja dikasih MRT. Cuma kita nya mesti sadar bahwa kira-kira ini masih beban gak buat masyarakat," tegas dia.

MRT sendiri sudah diresmikan oleh Jokowi pada Minggu (24/3). Rencananya, MRT bakal dioperasikan secara komersil pertama kali pada 1 April.

[Gambas:Video CNN] (CTR/arh)