Kampanye di Balikpapan, Sandi Janji Turunkan Tarif Listrik

CNN Indonesia | Jumat, 05/04/2019 16:32 WIB
Kampanye di Balikpapan, Sandi Janji Turunkan Tarif Listrik Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno janjikan swasembada energi di Kalimantan Timur. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan sumber daya energi yang ada di Balikpapan sangat melimpah. Atas kenyataan itu, Sandi menegaskan seharusnya bayar listrik bisa menjadi murah.

Saat kampanye terbuka pilpres 2019 di di Gedung Dome Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Sandi juga menegaskan dengan kekayaan melimpah, seharusnya harga-harga di Balikpapan stabil dan murah. Warga Kaltim juga seharusnya mudah mendapatkan pekerjaan.

"Listrik mahal atau murah? Harga-harga naik arau turun? Cari kerja gampang atau susah?. Nah kalau jawabnya listrik mahal, harga naik dan susah cari kerja, 2019 kita ganti jadi listrik turun, harga stabil dan gampang cari kerja. Caranya, pertama ke TPS, tusuk Prabowo Sandi aja," kata Sandi lewat keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (5/4).


Sandi kemudian menjelaskan yang menjadi fokusnya bersama Prabowo Subianto jika menang pilpres 2019 adalah ekonomi. Salah satunya ekonomi yang menggerakkan pengusaha kecil dan menengah.


Eks wakil gubernur DKI itu menambahkan sudah menyiapkan solusi untuk penciptaan dan penyediaan lapangan kerja lewat program One Kecamatan, One Center of Entrepreneurship atau OK OCE dan Rumah Siap Kerja.

Sandi menjelaskan OK OCE difokuskan untuk mereka yang ingin berwirausaha. Sementara Rumah Siap Kerja adalah program untuk mempermudah anak-anak muda mencari pekerjaan, memberikan bimbingan karir, dan menyiapkan angkatan kerja yang inovatif, kreatif dan tangguh.

Kaltim Potensial Swasembada Energi


Saat kampanye terbuka pilpres 2019 di Balikpapan, Sandi ingin menjadikan Kaltim swasembada energi dan swasembada air.


Sandi mengaku miris dengan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur yang mengalami pelemahan secara signifikan. Data itu ia dapatkan saat dialog dengan Ketua Kadin Berau.

Menurutnya hal tersebut disebabkan karena pengelolaan sumber daya alam yang kurang dikelola secara profesional.

"Ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah) buat Prabowo-Sandi untuk pengelolaan sumber daya primer yang lebih baik, memastikan sumber energi dengan harga yang terjangkau dan menjadikan Kaltim swasembada energi serta bisa ekspor," kata Sandi di Pasar Segar, Balikpapan, Kamis malam (4/4).


Sandi yakin bisa menghasilkan kewirausahaan dan melakukan strukturisasi industri seperti energi, manufaktur dan pertanian lewat program OK OCE.

Sandi kemudian mengenang saat melakukan bisnis di Balikpapan. Menurutnya, bisnis migas dan energi yang pernah ia geluti di ibu kota Kaltim itu berbuah manis.

[Gambas:Video CNN] (bmw/DAL)