Ma'ruf Tanya Kontribusi Penghujat, Sandi Janji Lumbung Pangan

CNN Indonesia | Jumat, 05/04/2019 14:32 WIB
Ma'ruf Tanya Kontribusi Penghujat, Sandi Janji Lumbung Pangan Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin (kedua kiri) dan cawapres nomor urut 02 Sandiag Uno (kiri). (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Ma'ruf Amin mempertanyakan kontribusi pihak-pihak yang menyebar fitnah kepada ia dan Jokowi khususnya berkaitan dengan Islam dalam kampanye yang ia jalani. Sementara, cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno berjanji menjadikan Kalimantan Timur sebagai lumbung pangan nasional.

Menurut Ma'ruf, ada sejumlah kebijakan capres nomor urut 01 Jokowi yang berandil bagi kehidupan Islam di Indonesia. 

"Jadi banyak sudah yang dilakukan Pak Jokowi untuk Islam. Ente sudah berbuat apa untuk Islam? Berbuat belum apa-apa aja," sindir Ma'ruf, saat berkampanye terbuka di lapangan Jalan Semeru, Kota Bogor, Jumat (5/4).


Contohnya, pemilihan dirinya sebagai cawapres. Hal itu, kata dia, tak akan tercapai apabila Jokowi anti-Islam.

"Yang mengangkat ulama itu Pak Jokowi. Kalau anti-Islam, enggak mungkin mengangkat ulama [sebagai cawapres]," ujar Ma'ruf, yang juga menjabat Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu.

Sumbangsih Jokowi lainnya kepada Islam, lanjutnya, adalah penetapan Hari Santri Nasional. Seperti diketahui, Jokowi menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional pada 2015. Pemilihan tanggal itu mengikuti munculnya resolusi jihad oleh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy'ari.

Di samping itu, kata Ma'ruf, Jokowi membentuk Komisi Nasional Keuangan Syariah. Ia melihat keputusan itu sebagai bukti keberpihakan Jokowi pada dunia keuangan Islam.

Terpisah, cawapres Sandiaga Uno mengaku akan menjadikan Kalimantan Timur sebagai lumbung pangan nasional jika pihaknya menang di Pilpres 2019.

"Banyak potensi yang seharusnya dikelola dengan baik, apalagi tanah di Kalimantan Timur ini subur. Kami akan jadikan Kaltim sebagai lumbung pangan Indonesia," kata Sandiaga saat kampanye terbuka di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) atau Dome Balikpapan, Jumat (5/4), dikutip dari Antara.

Pada kesempatan itu, ribuan massa menghadiri kampanye tersebut. Sandiaga sendiri didampingi oleh istrinya Nur Asia, Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasion (BPN) Prabowo-Sandiaga, Hashim Djojohadikusumo.

Sandi optimistis bahwa Balikpapan menjadi titik awal kemenangan pasangan Prabowo-Sandiaga di Kaltim.

"Jadikan pertarungan pilpres dengan dengan suka cita, bukan untuk pecah belah dan datang ke TPS dengan Tusuk Prabowo-Sandi," kata Sandiaga.

[Gambas:Video CNN] (bin/arh)