Mahfud meminta KPU untuk tidak takut dengan ancaman Amien tersebut. Sebab ada rakyat yang akan bersama lembaga penyelenggara pemilu.
"Kami ke sini karena ada ancaman itu, people power untuk apa? Kan ada mekanisme hukum. Kami ke sini agar mereka (KPU) tidak takut dengan itu karena rakyat bersama mereka," kata Mahfud saat menemui jajaran pimpinan KPU di Kantor KPU, Jakarta, Rabu (10/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amien Rais sempat mewacanakan people power untuk mengantisipasi kecurangan Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Mahfud datang didampingi sejumlah tokoh NU seperti Sinta Nuriyah Wahid, Alissa Wahid, Imam Prasodjo, Rhenald Kasali, dan 20 tokoh lainnya. Mereka disambut Ketua KPU Arief Budiman, Komisioner KPU Viryan Aziz, dan Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi.
Mahfud cs menyatakan dukungan terhadap KPU dan memastikan hal yang sama berjalan di daerah-daerah.
"Kita juga akan pastikan dukungan ini sampai ke daerah-daerah," tuturnya.
"Tenaga kami ini terkuras oleh persiapan, ditambah lagi dengan tuduhan-tuduhan semacam itu. Dukungan hari ini merecharge kembali tenaga kami untuk bekerja," tuturnya.
Sebelumnya, dalam Apel Siaga 313, Amien Rais mengancam akan menggerakkan massa atau people power jika KPU membiarkan kecurangan terjadi di Pemilu 2019.
Dia menyatakan menggunakan people power karena sudah tak percaya dengan MK dalam menyelesaikan sengketa pemilu.
"Kami enggak akan ke MK lagi, kami langsung people power," ujar Amien di depan kantor KPU, Jakarta, Minggu (31/3). (osc/dhf/osc)
Amien Rais sempat mewacanakan people power untuk mengantisipasi kecurangan Pilpres 2019. (CNN Indonesia/Safir Makki)