Ratna pun meminta maaf dan meyakinkan bahwa dirinya masih seorang aktivis karena tak pernah terkena suap ataupun korupsi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia dan rekan-rekannya kemudian melakukan aksi unjuk rasa di Polda Metro Jaya. Tujuannya, menuntut kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan itu.
Namun, ia akhirnya mengetahui bahwa penganiayaan tersebut tidak terjadi setelah Ratna melakukan konferensi pers untuk mengklarifikasi hal tersebut.
Usai mendengarkan kesaksian Harjono tersebut, Ratna menyampaikan permintaan maafnya karena telah membuat hoaks soal penganiayaan dirinya.
Lebih lanjut, Ratna juga menyampaikan bahwa dirinya akan tetap menjadi seorang aktivis. Pasalnya, ia menilai seorang aktivis tidak akan pernah terjerat dalam korupsi.
"Mudah-mudahan sampe akhir hidup saya, saya akan tetap menjadi aktivis, karena aktivis tidak mungkin korupsi, tidak mungkin kena suap, maaf sekali lagi," tuturnya.
[Gambas:Video CNN] (psp/arh)