"Pengamanan sudah aman, tinggal kita ajak masyarakat ikut mengamankan. Sekarang ini kan perlu kerja sama dari masyarakat, kontestan, relawan, semuanya harus menyadari pemilu enggak perlu ribut-ribut," ujar Wiranto di kantor wakil presiden, Jakarta, Kamis (11/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diharapkan tiap TPS ada petugas keamanannya. Masyarakat akan datang dari rumah ke TPS dalam keadaan aman," Wiranto menambahkan.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A) |
Dalam kesempatan itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengingatkan seluruh pasukan untuk tetap menjaga netralitas. Dia menegaskan agar pasukan mematuhi setiap SOP yang berlaku khususnya tidak berlaku arogan kepada masyarakat.
"Lakukan pengamanan dengan baik sesuai prosedur. Jangan arogan, tetap siap siaga dalam setiap situasi yang ada dan jangan mudah terprovokasi oleh sikap dan tindakan pihak-pihak tertentu," tegas Marsekal Hadi kepada prajurit TNI.
Usai Apel Gelar Pasukan, Hadi dan Tito langsung melakukan cek kesiapan personel pengamanan pemilu.
Sementara itu, Panglima Daerah Militer (Pangdam) I/ Bukit Barisan Mayjen M Sabrar Fadhilah menyatakan pihaknya akan mengerahkan sebanyak 20.600 personel pengamanan dan siap mendukung Polri mengamankan Pemilu 2019.
Pangdam Bukit Barisan TNI Mayor Jendral TNI Mohammad Sabrar Fadhilah. (CNN Indonesia/Ramadhan Rizki Saputra) |
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumut Irjen (Pol) Agus Andrianto menambahkan pihaknya dibantu oleh Kodam I/BB.
Apel pengamanan ini, lanjutnya, bentuk kesiapan kepada masyarakat bahwa Polri TNI siap mengamankan tahapan pemilu. Potensi kerawanan yang dijadikan acuan adalah yang dikeluarkan resmi KPU.
"Indeks Sumut ada di sekitar 28 dari 34, tapi tetap kita jaga dan waspada. Insya Allah kejadian yang lalu mudah-mudahan tidak terjadi lagi," paparnya.
[Gambas:Video CNN] (fnr/psp)
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (kiri) dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. (
Pangdam Bukit Barisan TNI Mayor Jendral TNI Mohammad Sabrar Fadhilah. (