"Benar, yang bersangkutan telah diamankan Polres Tapsel dalam OTT yang dilakukan Tim Satgas Money Politic Polres Tapanuli Selatan, Senin (15/4) sekitar jam 02 pagi tadi," ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Senin (15/4/2019).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tim melakukan penangkapan dugaan Money Politic yang bertujuan untuk memenangkan salah satu Caleg DPRD Kabupaten Paluta atas nama Masdoripa Siregar dari Partai Gerindra no. Urut 3 Dapil I (Kecamatan Padang Bolak dan Kecamatan Portibi)," jelasnya.
Wakil Bupati Paluta, Provinsi Sumatera Utara, Hariro Harahap terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), Senin (15/4), diduga terlibat bagi-bagi uang untuk memenangkan istrinya. (CNNIndonesi/farida noris) |
"Keempat orang yakni Sabaruddin Harahap, Mual Harahap, Fakih Imam Muda Harahap, dan Rizal yang menerima amplop berisi uang, diketahui baru keluar dari rumah Masdoripa Siregar dengan mengendarai mobil Toyota Kijang warna kuning dengan nomor polisi BK 1462 YG," jelasnya.
Dari pemeriksaan petugas terhadap empat orang ini, didapat informasi kalau mereka mendapat amplop dan uang dari Fajar Harahap di dalam salah satu rumah di Jalan SM Raja Lingkungan I Partimbakoan, Kelurahan Pasar, Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak.
"Tim Satgas Money Politik Polres Tapanuli Selatan, langsung melakukan pengembangan ke alamat dimaksud. Dari kediaman Wakil Bupati Paluta ini, petugas mengamankan sebanyak 10 orang laki-laki dewasa, yang sedang mengisi uang ke dalam amplop," terangnya.
Petugas juga mengamankan amplop sebanyak 118 buah dengan isi dalam amplop uang bervariasi dengan besaran antara Rp150.000, Rp200.000 hingga Rp300.000, serta satu buah kartu nama Caleg DPRD Kabupaten Paluta Partai Gerindra nomor urut 3 Dapil I atas nama Masdoripa Siregar.
Deklarasi tolak politik uang dan SARA di Pemilu 2019. (ANTARA FOTO/Akbar Tado) |
Sementara dari dalam rumah Wakil Bupati Paluta tersebut petugas juga mengamankan, laptop sebanyak 2 unit. Printer sebanyak 1 buah, stempel berlogo Partai Gerindra sebanyak 1 buah, stempel berlogo Prabowo Sandi sebanyak 1 buah, kalender caaleg atas nama Masdoripa Siregar sebanyak 11 buah.
"Kemudian slip transaksi perbankan (penarikan dana) BRI dan Bank Sumut, 1 eksemplar bukti dukungan terhadap Caleg, satu buah kalkulator, stok amplop kosong yang telah tersedia, HP, hekter, pulpen, kwitansi dan ratusan Foto Copy KTP pendukung," paparnya.
"Totalnya ada 14 orang yang diamankan. Nantinya mereka akan diserahkan ke Panwas untuk diproses secara hukum oleh Gakkumdu," tandasnya.
[Gambas:Video CNN] (fnr/arh)
Wakil Bupati Paluta, Provinsi Sumatera Utara, Hariro Harahap terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Polres Tapanuli Selatan (Tapsel), Senin (15/4), diduga terlibat bagi-bagi uang untuk memenangkan istrinya. (
Deklarasi tolak politik uang dan SARA di Pemilu 2019. (