Polisi menyita uang Rp14 juta yang diduga akan dibagikan kepada masyarakat agar mencoblos caleg dari Partai Gerindra saat Pemilu 17 April 2019.
Empat orang anggota tim sukses yang diamankan yakni JSM, LK, JP dan S. Sedangkan empat orang caleg DPR dan DPRD dari Partai Gerindra yang diduga terlibat masing-masing TJG, KS, IM, dan SB.
"Ada empat orang yang diamankan pada Senin (15/4/2019) sekitar pukul 16.00 wib di dua lokasi terpisah di Kabupaten Karo terkait dengan politik uang," kata Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Ras Maju Tarigan, Selasa (16/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Atas informasi tersebut personel Gakkumdu Polres Tanah Karo bersama Panwaslu Kabupaten Karo melakukan penyelidikan," katanya.
Uang itu diberikan kepada warga agar nantinya saat Pemilu 17 April memilih Caleg DPRD KS sebesar Rp150.000, untuk DPRD Provinsi Sumut atas nama IIM sebesar Rp50.000 dan DPR RI atas nama TJG sebesar Rp25.000. Sehingga untuk setiap orang pemilih dipaketkan uang Rp225.000.
Setelah dilakukan pengamanan, selanjutnya tim Gakkumdu bersama dengan Panwaslu melakukan pengembangan ke Kantor Gerindra Kecamatan Tiga Binanga. Di sana ditemukan sisa uang yang belum sempat dibagikan sebesar Rp190 juta dan kartu nama ketiga caleg dari Partai Gerindra tersebut.
"Sedangkan yang menyerahkan uang kepada kedua laki-laki tersebut adalah JP. Penyerahan uang dilakukan di Kantor Gerindra Kecamatan Tiga Binanga," katanya.
"Selanjutnya personel Gakkumdu bersama Panwaslu membawa yang diduga sebagai pelaku money politik dan barang bukti guna dilakukan proses selanjutnya di Kantor Gakkumdu Kabupaten Karo," bebernya.
Selain itu, sekitar pukul 21.00 WIB polisi mendapat informasi adanya kegiatan tindak pidana pemilu di sekitar Jalan Samura. Dari lokasi berhasil diamankan seorang pria berinisial S dengan barang bukti Sisa uang yang sudah terlanjur dibagikan sebesar Rp.2.800.000 untuk pembayaran pemilihan Caleg dari Partai Gerindra tersebut.
"Selain uang yang kita sita untuk dijadikan sebagai barang bukti, kita juga menyita kertas bertuliskan nama-nama pemilih dan beberapa blok kartu nama atas nama TJG, IM, SB dan KS yang keseluruhannya diusung oleh Partai Gerindra Kabupaten Karo," katanya.
Meski telah menahan empat anggota tim sukses, kata Ras Maju, polisi belum mengamankan empat caleg yang diduga terlibat.
"Empat caleg itu belum ada yang kami sentuh. Kasusnya masih dalam pengembangan," katanya.
[Gambas:Video CNN] (fnr/ugo)