Exit Poll LSI Denny JA: Jokowi 56, Prabowo 43 Persen

CNN Indonesia | Rabu, 17/04/2019 16:13 WIB
Exit Poll LSI Denny JA: Jokowi 56, Prabowo 43 Persen Capres nomor urut 01 Joko Widodo bersama istrinya, Iriana, saat menggunakan hak pilih, 17 April 2019.(CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengumumkan pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin unggul dalam hasil exit poll pemilihan presiden (pilpres) 2019 dengan meraih 56,4 persen. Sementara, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hanya 43,6 persen.

Founder LSI Denny JA mengucapkan selamat datang kepada Jokowi-Ma'ruf atas kemenangannya dalam exit poll versi lembaganya. Menurutnya, banyak kelompok minoritas yang memilih pasangan nomor urut 01 tersebut.

"Jokowi-Ma'ruf menang juga karena berhasil masuk ke wong cilik. Mereka adalah masyarakat dengan penghasilan kurang dari Rp2 juta per bulan," ucap Denny, Rabu (17/4).


Mereka umumnya tak menyentuh media sosial. Denny mengklaim masyarakat di kelas tersebut puas dengan program riil Jokowi, misalnya pembagian sertifikat tanah gratis.

Selain itu, Jokowi-Ma'ruf diklaim menang di komunitas Islam. Kelompok itu khususnya di Nahdlatul Ulama (NU).

"Sebanyak 40-50 persen mereka mendukung Jokowi-Ma'ruf, imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Peneliti LSI Denny JA Fitri Hari mengungkapkan pihaknya menggunakan sampel di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh provinsi, misalnya Aceh, Bali, Bengkulu, DKI Jakarta, Gorontalo, dan Kepulauan Seribu.

"Jadi sampel di seluruh Indonesia tapi diacak. Kami ambil 2.000 TPS untuk sampel dengan acak," ucap Fitri.

LSI Denny JA mewawancarai empat orang di setiap TPS yang dipilih. Artinya, 8.000 pemilih dijadikan sampel dalam survei exit poll ini.

"Ini tentative bisa berubah. Kan kami wawancara, pernyataan, bukan data," jelas dia.

Ia menambahkan bahwa hitungan yang lebih pasti akan tecermin dalam perhitungan cepat atau quick count. LSI Denny JA akan mengumumkannya pada pukul 17.00 WIB.

Hasil exit poll berasal dari survei dan bukan hasil perhitungan resmi. Jumlah suara resmi tetap menunggu perhitungan suara manual oleh Komisi Pemilihan Umum.

Tonton juga video: JK Tak Risau Selisih Suara, Optimis 01 Menang
[Gambas:Video CNN]
(aud/wis)