Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengingatkan agar seluruh pihak, termasuk juga masyarakat menunggu hasil resmi penghitungan suara oleh KPU.
"Kami harapkan tokoh-tokoh tidak provokatif, massanya sabar, tenang, menunggu pengumuman resmi (hasil penghitungan suara) KPU," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (18/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tidak buru-buru, sampai tim Bareskrim lakukan kajian komprehensif sebelum dilakukan penegakan hukum," ujarnya.
"Murni berdasarkan fakta hukum, kita tak lihat afiliasi, fakta hukum itu perbuatan harus dipertanggungjawabkan oleh seseorang yang melakukan itu, siapapun yang terbukti melanggar hukum dia harus bertanggung jawab," tutur Dedi.
Lebih lanjut, Polri meminta kepada seluruh tokoh lebih baik menyampaikan pernyataan atau narasi yang sejuk dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan seluruh masyarakat.
"Dimohon tokoh bisa memilih diksi yang sejuk, yang menjaga persatuan kesatuan, yang tidak provokatif, saling menghormati dan toleransi, jangan sampai pemilihan diksi yang provokatif, berbahaya," ujarnya.