'Siap Presiden' Jadi Banyolan di Syukuran 'Kemenangan' Jokowi

CNN Indonesia | Minggu, 21/04/2019 18:36 WIB
'Siap Presiden' Jadi Banyolan di Syukuran 'Kemenangan' Jokowi Capres 01 Joko Widodo. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ungkapan 'siap presiden' menjadi bahan candaan pada acara tumpengan dan ucapan syukur Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Rumah Aspirasi, Jakarta, Minggu (21/4). Ungkapan 'siap presiden' mulai terdengar saat memasuki area Rumah Aspirasi.

Para penjaga meminta izin memeriksa tas kepada masyarakat yang masuk. Namun saat meminta izin para penjaga mengungkapkan kata-kata 'siap presiden'

"Izin presiden, boleh diperiksa dulu tasnya," kata seorang penjaga yang juga merupakan relawan dari Jokowi-Maruf di Rumah Aspirasi Jakarta, Minggu (21/4).

Ungkapan itu berulang kali dilontarkan sang penjaga yang memakai kaos berwarna putih kepada setiap pengunjung yang masuk. Mendengar hal itu, para masyarakat cekikikan sembari tertawa sambil menyodorkan tasnya untuk diperiksa. Usai memeriksa, penjaga tersebut kembali mengungkapkan candaan serupa.


"Siap presiden," kata para penjaga.

"Terimakasih presiden," dibalas para pengunjung.

'Siap Presiden' Jadi Banyolan di Syukuran 'Kemenangan' JokowiPurnawirawan mengantre hormat ke Prabowo dengan berkata, "Siap Presiden!" (CNN Indonesia/Tiara Sutari)

Diketahui ungkapan 'Siap Presiden' dilontarkan para purnawirawan saat memberi selamat kepada Prabowo Subianto pada Kamis (18/4) lalu. Para purnawirawan itu berbaris dan saling bergantian mengucapkan selamat kepada Prabowo dengan ungkapan Presiden.

Prabowo pun menerima ungkapan itu bak Presiden menerima penghormatan.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin juga menyinggung ucapan 'Siap Presiden' tersebut.

Dia menduga Joko Widodo mengirimkan Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan sebagai bentuk penyadaran Prabowo.

"Hampir setiap jam Prabowo deklarasikan sebagau presiden. Bahkan sudah ada orang datang hormat, hormat, hormat presiden. Kasihan," kata Ngabalin.

"Sementara beliau adalah putra terbaik Indonesia. Jadi salah satu di antaranya adalah rasa cinta Presiden Jokowi kepada Prabowo untuk mengehentikan itu," lanjut dia.

Jokowi sebelumnya mengaku telah mengutus seseorang untuk bertemu Prabowo. Jokowi menyatakan ingin menjalin komunikasi dengan Prabowo dan Sandiaga, usai saling berkompetisi pada Pemilu 2019.

"Tadi siang saya sudah mengutus seseorang untuk bertemu dengan beliau (Prabowo). Agar kita bisa berkomunikasi," kata Jokowi.

Hasil penghitungan internal TKN Jokowi-Ma'ruf meraih angka 56,74 persen dan Prabowo-Sandi meraih suara 43,26 persen. Angka ini didapat dari total C1 yang masuk sebanyak 119.141 buah.
[Gambas:Video CNN]


(ctr/gil)