FOTO: Luka-luka Ibu Bumi

Bisma Septalisma, CNN Indonesia | Senin, 22/04/2019 09:34 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Serbuan polusi dan pencemaran oleh manusia pada air, udara dan tanah semakin membuat bumi kian panas dan tak lagi ramah.

Serbuan polusi dan pencemaran oleh manusia pada air, udara dan tanah semakin membuat bumi kian panas dan tak lagi ramah.
Serbuan polusi dan pencemaran oleh manusia pada air, udara dan tanah semakin membuat bumi kian panas dan tak lagi ramah.
Serbuan polusi dan pencemaran oleh manusia pada air, udara dan tanah semakin membuat bumi kian panas dan tak lagi ramah.
Serbuan polusi dan pencemaran oleh manusia pada air, udara dan tanah semakin membuat bumi kian panas dan tak lagi ramah.
Serbuan polusi dan pencemaran oleh manusia pada air, udara dan tanah semakin membuat bumi kian panas dan tak lagi ramah.
Serbuan polusi dan pencemaran oleh manusia pada air, udara dan tanah semakin membuat bumi kian panas dan tak lagi ramah.
Serbuan polusi dan pencemaran oleh manusia pada air, udara dan tanah semakin membuat bumi kian panas dan tak lagi ramah.
Serbuan polusi dan pencemaran oleh manusia pada air, udara dan tanah semakin membuat bumi kian panas dan tak lagi ramah.
Serbuan polusi dan pencemaran oleh manusia pada air, udara dan tanah semakin membuat bumi kian panas dan tak lagi ramah.
Serbuan polusi dan pencemaran oleh manusia pada air, udara dan tanah semakin membuat bumi kian panas dan tak lagi ramah.
Serbuan polusi dan pencemaran oleh manusia pada air, udara dan tanah semakin membuat bumi kian panas dan tak lagi ramah.