Wiranto Sebut Pengerahan Brimob ke Jakarta untuk Bikin Aman

CNN Indonesia | Selasa, 23/04/2019 13:18 WIB
Wiranto Sebut Pengerahan Brimob ke Jakarta untuk Bikin Aman Menkopolhukam Wiranto ungkap Jokowi minta suasana ditertibkan usai Pemilu 2019. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan penambahan pasukan Brimob dari sejumlah daerah ke DKI Jakarta untuk memberikan rasa aman dan tentram kepada masyarakat usai penyelenggaraan Pemilu 2019.

Wiranto menyebut kebijakan tersebut diambil oleh Mabes Polri berdasarkan analisa keamanan dan kerawanan daerah yang perlu diperkuat.

"Untuk apa? Membuat masyarakat tentram dan tidak khawatir terhadap hal-hal yang dianggap mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat," kata Wiranto usai sidang kabinet paripurna, di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/4).


Mantan Panglima ABRI itu meminta pergeseran pasukan Brimob dari sejumlah daerah ini tak perlu diributkan. Menurut Wiranto, pergeseran pasukan dari satu daerah ke daerah yang lain merupakan hal biasa.


"Enggak usah diributkan. Kalau ada kebijakan memindahkan pasukan dari sini ke sana, dari sana ke situ itu kebijakan dari Polri," ujarnya.

Wiranto mengatakan Presiden Joko Widodo juga sudah memberikan instruksi agar stabilitas keamanan dan ketertiban bisa dikendalikan. Selain TNI dan Polri, kata Wiranto, masyarakat juga harus ikut berperan menjaga keamanan.

"Mari kita jaga bersama-sama menjaga keamanan ini, hal-hal yang menyangkut pemilu," ujarnya.

Wiranto: Pasukan Brimob ke Jakarta untuk Buat Masyarakat AmanMoeldoko mengatakan penambahan brimob di Jakarta untuk amankan kondisi usai pemilu 2019. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengamini penambahan pasukan Brimob dari sejumlah daerah untuk menjaga keamanan dan ketertiban Ibu Kota. Menurut dia, Jakarta sebagai barometer harus diperkuat pengamanannya.

"Iya lah, intinya itu. Karena Jakarta sebagai barometer pasti harus kita perkuat lah," kata Moeldoko usai sidang kabinet paripurna.


Moeldoko mengatakan sampai saat ini aparat keamanan melakukan pendekatan preventif. Ia pun meminta masyarakat tak perlu takut dengan penambahan pasukan Brimob dari sejumlah daerah, seperti Maluku dan Kalimantan Barat.

"Kami harus memberikan keyakinan kepada masyarakat enggak ada apa-apa situasinya. Jadi masyarakat kalau ada pasukan yang turun di lapangan justru harus merasa nyaman, jangan merasa ketakutan. Gitu ya," ujarnya.

Sebelumnya, Mabes Polri mengerahkan pasukan Brimob Nusantara ke Jakarta guna melakukan pengamanan rangkaian kegiatan Pemilu 2019. Pasukan Brimob antara lain dari Polda Kalimantan Barat dan Polda Maluku, masing-masing 200 personel.

[Gambas:Video CNN] (fra/DAL)