FOTO: Lumpur Sisa Banjir Jakarta

CNN Indonesia/Hesti Rika, CNN Indonesia | Selasa, 30/04/2019 13:09 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Banjir akibat luapan air sungai Ciliwung sempat melanda sejumlah kawasan Jakarta dan kini menyisakan lumpur di rumah-rumah warga.

Banjir akibat luapan air sungai Ciliwung sempat melanda sejumlah kawasan Jakarta pada Jumat (26/4). Banyak rumah terendam banjir hingga memaksa warga mengungsi. Banjir kini menyisakan lumpur di rumah-rumah warga. (CNNIndonesia/ Hesti Rika)
Banjir melanda sekitar 32 titik di Jakarta pada Jumat pagi akibat hujan lebat di kawasan Bogor pada Kamis (25/4) malam. BPBD Provinsi DKI Jakarta, mencatat dua warga meninggal dunia akibat banjir. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Satu korban meninggal dunia akibat terseret arus Kali Ciliwung di Kelurahan Kebon Baru, Jakarta Selatan. Satu korban lain meninggal akibat serangan jantung di Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur. (CNNIndonesia/ Hesti Rika)
Rumah-rumah warga diselimuti lumpur sejak banjir surut bertahap sejak Minggu (28/4). (CNNIndonesia/ Hesti Rika)
Atap rumah warga di Kelurahan Rawajati yang ambruk akibat arus banjir pada jumat 26 April lalu. Banjir yang terjadi akhir April ini disebut yang terbesar selama tahun 2019. (CNN Indonesia/ Hesti Rika)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan banjir yang terjadi di sejumlah titik di Ibu Kota tak separah banjir tahun 2015 jika dilihat dari jumlah pengungsi. (CNNIndonesia/ Hesti Rika)
Menurut Anies, pada 2015 jumlah pengungsi akibat banjir mencapai 230 ribu orang yang mengungsi. Sedangkan per 27 April 2019, jumlah pengungsi karena banjir di Jakarta mencapai 529 orang. (CNNIndonesia/ Hesti Rika)
Rumah warga yang tampak sudah bersih dari sisa lumpur sisa banjir yang melanda kawasan Rawajati, Jakarta, 28 April 2018. Banjir akibat luapan air sungai Ciliwung sempat melanda kawasan ini pada Jumat 26 April 2019. (CNNIndonesia/ Hesti Rika)