Jokowi Minta Saran Rakyat soal Lokasi Pemindahan Ibu Kota
CNN Indonesia
Selasa, 30 Apr 2019 10:53 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo meminta masukan dan saran dari masyarakat terkait provinsi yang akan dijadikan lokasi baru ibu kota pengganti Jakarta. Rencana pemindahan ibu kota kini sudah menjadi isu strategis nasional yang dibahas dalam rapat terbatas di Istana.
Permintaan itu diajukan Jokowi melalui akun Instagramnya @jokowi, Selasa (30/4).
"Menurut Anda, di mana sebaiknya ibu kota negara Indonesia ditempatkan dan apa pertimbangannya?," tulis Jokowi.
Saat ini, kata Jokowi, Jakarta memikul dua beban sekaligus yakni sebagai pusat pemerintahan dan layanan publik, juga pusat bisnis.
"Apakah di masa depan kota ini masih mampu memikul beban itu?" katanya.
[Gambas:Instagram]
Menurut Jokowi, banyak negara yang telah memikirkan dan mengantisipasi arah perkembangan negara mereka di masa mendatang dengan memindahkan ibu kota negara. Dia mencontohkan Malaysia, Korea Selatan, Brasil, Kazakhstan.
Di Indonesia, kata dia, gagasan memindahkan ibu kota juga sudah muncul sejak era Presiden Soekarno, dan selalu menjadi wacana di setiap era presiden, tidak pernah diputuskan dan dijalankan secara terencana dan matang.
Jokowi mengatakan telah menggelar rapat soal pemindahan ibu kota negara. Pembahasan ini tidak hanya mempertimbangkan manfaat jangka pendek semata, namun, terutama kebutuhan dan kepentingan negara dalam perjalanan menuju negara maju.
Dikatakan Jokowi, pemindahan ibu kota adalah sebuah proses yang tidak singkat dan berbiaya besar. Di antaranya mengenai pemilihan lokasi yang tepat, pertimbangan aspek geopolitik, geostrategis, serta kesiapan infrastruktur pendukung.
[Gambas:Video CNN] (ugo/gil)
Permintaan itu diajukan Jokowi melalui akun Instagramnya @jokowi, Selasa (30/4).
"Menurut Anda, di mana sebaiknya ibu kota negara Indonesia ditempatkan dan apa pertimbangannya?," tulis Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Instagram]
Menurut Jokowi, banyak negara yang telah memikirkan dan mengantisipasi arah perkembangan negara mereka di masa mendatang dengan memindahkan ibu kota negara. Dia mencontohkan Malaysia, Korea Selatan, Brasil, Kazakhstan.
Di Indonesia, kata dia, gagasan memindahkan ibu kota juga sudah muncul sejak era Presiden Soekarno, dan selalu menjadi wacana di setiap era presiden, tidak pernah diputuskan dan dijalankan secara terencana dan matang.
Dikatakan Jokowi, pemindahan ibu kota adalah sebuah proses yang tidak singkat dan berbiaya besar. Di antaranya mengenai pemilihan lokasi yang tepat, pertimbangan aspek geopolitik, geostrategis, serta kesiapan infrastruktur pendukung.
[Gambas:Video CNN] (ugo/gil)