Kebakaran Mapolres Lamsel, Kapolres Sebut Persenjataan Aman

CNN Indonesia | Jumat, 03/05/2019 19:35 WIB
Kebakaran Mapolres Lamsel, Kapolres Sebut Persenjataan Aman Foto ilustrasi. (MorgueFile/xandert)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kapolres Lampung Selatan Ajun Komisaris Besar M Syarhan mengatakan semua senjata dalam keadaan aman dan lengkap meski ada yang rusak akibat kebakaran yang menghanguskan sebagian besar gedung markas polres tersebut pada Kamis (2/5).

"Senjata aman dan lengkap walaupun kondisinya ada yang terbakar. Semua kita kuasai dan amankan," kata Syarhan di Lampung Selatan, Jumat (3/5) seperti dikutip dari Antara.


Syarhan mengungkapkan api yang membakar Mapolres Lampung Selatan tidak hanya meludeskan sebagian besar bangunan utama hingga mencapai 90 persen, namun kobaran api juga telah membakar gudang senjata.


"Bahkan yang tersisa hanya bangunan Lalulintas dan ruangan sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT)," kata dia.

Gudang senjata yang berada di Markas Polres Lampung Selatan tersebut selain tersimpan sejumlah senjata, juga amunisi, peluru gas air mata, dan peluru tajam.

"Ruangan kerja saya juga terbakar," katanya.

Ia menyatakan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri turun tangan untuk menyelidiki kasus kebakaran.

"Tadi pagi datang dan bekerja menyelidiki hingga siang hari. Selain itu, telah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) juga," ujar Syarhan.

Ia juga menyebutkan sebelumnya tim Inafis dari Polda Lampung bersama Polres Lampung Selatan telah melakukan olah tempat kejadian untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut.

"Hari ini didukung tim Mabes Polri untuk mengetahui penyebab kebakaran. Hasilnya kami masih menunggu karena tim baru bekerja," kata dia.

Syarhan belum memastikan jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut. Hingga saat ini masih dalam dugaan lantaran semua sarana dan prasarana yang ada di satker wilayah Polres Lampung Selatan ludes terbakar.

"Kami belum bisa memastikan angka berapa kerugiannya karena masih dalam penafsiran. Kami juga tidak bisa memperkirakan," katanya.


Pelayanan Masyarakat Tetap Dibuka

Sementara ini, kata Syahran, kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Meskipun hampir sebagian besar gedung di Mapolres itu terbakar, Syahran mengatakan pihaknya tetap membuka pelayanan untuk pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan penerimaan laporan pengaduan.

"Pelayanan tidak bisa berhenti dan itu harus tetap berjalan," kata Syarhan.

Syarhan melanjutkan di Polres Lampung Selatan hanya memiliki dua pelayanan yang masih berjalan. Sementara sebagian pelayanan seperti Reskrim dan Intel, dan pelayanan lainnya dipindahkan di Gedung Wisma Atlet yang telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

"Pelayanan lainnya ada di Gedung Wisma Atlet, kalau di Polres ini hanya ada pelayanan pembuatan SIM dan pengaduan SPKT," kata dia.

Pantauan di lokasi, kondisi saat ini di lokasi kebakaran Kantor Polres Lampung Selatan beberapa petugas kepolisian tetap melakukan aktifitas seperti biasanya.

Ada petugas yang berjaga di pos SPKT siap menerima laporan pengaduan masyarakat dan ada juga petugas Ya bg berada di ruang Lalulintas untuk menerima pembuatan SIM.

[Gambas:Video CNN]

(Antara/kid)