Anggota Bawaslu DKI Jakarta Puadi menyampaikan ribuan C1 tersebut ditemukan saat Polres Jakarta Pusat menggelar operasi lalu lintas pada Sabtu (3/5) pukul 10.30 WIB.
"Kami instruksikan ke Bawaslu Jakarta Pusat, untuk pertama adalah investigasi. Kemudian menelusuri dan mendalami, kemudian kalau sudah cukup kuat alat bukti, ya kemudian silakan pleno di internal Bawaslu Jakpus," kata Puadi saat dihubungi wartawan, Senin (6/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dihubungi terpisah, Koordinator Divisi SDM Bawaslu Jakarta Pusat, Roy Sofia Patra Sinaga, menyampaikan C1 tersebut diamankan di Jalan Besuki, Menteng, Jakarta Pusat.
Dia belum bisa memastikan kenapa hasil yang tercatat C1 itu berbeda dari C1 resmi.
"Yang kardus putih 2.006 C1 salinan, yang kardus coklat 1.671. Itu print dari KPU ya, dari presiden yang ditemukan ya, menguntungkan 02," kata Roy saat dihubungi.
Sementara itu, Puadi mengatakan saat ini Bawaslu sedang memastikan duduk perkara. Jika sudah jelas, Bawaslu akan meregistrasi temuan dan melakukan penelusuran lebih lanjut.
"Kalau udah diregistrasi kan punya waktu 14 hari, cuma masalahnya kan kita belum bisa menyimpulkan bahwa apakah itu C1 asli atau palsu," tutur Puadi.