Salah satu warga yang sempat dibawa ke rumah sakit, Yusef (35) mengatakan dirinya dan istri, Eliyani (34), mengonsumsi mie basah yang dibeli di pasar tersebut sebelum mengalami muntah-muntah dan pusing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi banyak yang dibawa ke rumah sakit, saya lihat lebih dari 10 orang. Saya tanya, mereka sama makan rujak mie juga. Saya sudah boleh pulang tapi istri saya masih dirawat di rumah sakit karena kondisinya masih lemah," ungkap dia.
"Benar mereka diduga keracunan setelah makan jajanan pasar berbahan mie basah. Sebelumnya pun kami sudah menemukan dugaan mie berformalin yang beredar di pasar. Tim kami sudah memgecek ke rumah sakit untuk pemeriksaan epidemiologi pasien," ujar dia.
Dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati salam mengonsumsi mie basah. Karena saat sidak Puskesmas Balai Agung dan BPOM menemukan tahu dan mie yang berformalin dan serta terasi udang yang mengandung boraks.
"Kita sudah imbau agar masyarakat hati-hati dan pedagang pun tidak sembarang memilih bahan untuk olahan makanannya," ujar dia.
[Gambas:Video CNN] (arh/arh)