Rusuh di Rutan Siak, Napi Berhasil Kabur

CNN Indonesia | Sabtu, 11/05/2019 10:51 WIB
Rusuh di Rutan Siak, Napi Berhasil Kabur Ilustrasi. (Foto: Istockphoto/chinaface)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kerusuhan yang terjadi di Rutan kelas II B Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak, Riau yang terjadi Sabtu (11/5) dini hari tadi menyebabkan rutan tersebut terbakar  dan sejumlah narapidana berhasil melarikan diri.

Walaupun demikian, sekitar 110 orang warga binaan itu sudah berhasil dievakuasi dan diamankan usai kerusuhan yang terjadi.

Mereka diamankan dan dievakuasi sementara ke sel yang dimiliki kepolisian. Sebab, sel yang berada di Rutan Siak sudah habis dilahap si jago merah akibat peristiwa kerusuhan tersebut.


Informasi sementara yang dirangkum kebakaran ini diduga buntut dari kericuhan yang terjadi di dalam Rutan, sehingga memicu mereka untuk membakar Rutan tersebut.

Kepolisian Resor Siak menyatakan kerusuhan itu disebabkan oleh sekelompok warga binaan yang tersulut emosi karena ada salah satu rekan mereka yang ditangkap petugas diduga menggunakan narkoba di dalam penjara.

Dilansir Antara, warga binaan yang mengamuk itu juga melempari petugas rutan dengan batu dan mercon sehingga muncul kobaran api yang cukup besar dan sampai ke atap pintu masuk rutan.


Menurut data, total ada 648 orang tahanan dan narapidana di Rutan Kabupaten Siak. 

Kepala Bidang (Kabid) Humas Polad Riau Kombes Sunarto menjelaskan soal evakuasi tersebut. "Evakuasi tahanan dan napi dilakukan subuh tadi. Total penghuninya sebanyak 648 orang, 110 lainnya sudah diamankan dan dievakuasi," kata dia, Sabtu (11/5).

Data kepolisian juga menyebutkan 495 orang masih di dalam rutan dan tengah menjalani proses negosiasi untuk dipindahkan ke rutan kabupaten lain.

Kapolda Riau, Irjen Widodo Eko Prihastopo dikabarkan sudah berada di Siak dan telah mengecek kondisi terkini Rutan. Aparat kepolisian juga sudah berada di sana melakukan pengamanan, bersama TNI.

Narapidana rutan kelas II B Siak Sri Indrapura diduga mengamuk pada Sabtu dini hari hingga melakukan pembakaran terhadap Rutan. Mereka juga merampas senjata api. "Infonya dari senjatanya petugas Rutan," kata Sunarto. (bay/asa)