Laode Syarif: Pimpinan KPK Jilid IV Mungkin Tak Maju Lagi

CNN Indonesia | Selasa, 14/05/2019 00:09 WIB
Laode Syarif: Pimpinan KPK Jilid IV Mungkin Tak Maju Lagi Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M. Syarif mengatakan besar kemungkinan pimpinan lembaga antirasuah jilid IV tak akan maju lagi mengikuti seleksi. Masa jabatan Syarif bersama pimpinan lainnya akan berakhir pada Desember 2019 nanti.

"Belum tanya semuanya. Tapi mungkin, kemungkinan enggak ada (yang mencalonkan lagi). Belum tanya semuanya," kata Syarif usai buka puasa bersama di Rumah Dinas Ketua DPR Bambang Soesatyo, Jakarta, Senin (13/5).

Selain Syarif, pimpinan KPK jilid IV antara lain, Agus Rahardjo, Basaria Panjaitan, Alexander Marwata, dan Saut Situmorang. Mereka berlima menjabat untuk periode 2015-2019.


Syarif berharap pimpinan lembaga antikorupsi yang baru nanti lebih baik kualitasnya dibanding kepemimpinan jilid satu sampai empat. Ia pun ingin Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera membentuk panitia seleksi (pansel) calon pimpinan KPK.

"Ke depannya kalau bisa lebih baik kualitasnya dibanding jilid satu, dua, tiga dan empat," ujarnya.

Menurut Syarif, salah satu capaian yang diraih kepemimpinan KPK jilid IV adalah menjerat korporasi, baik perusahaan swasta maupun BUMN sebagai tersangka korupsi.

Syarif pun mendorong agar kepemimpinan nanti lebih banyak mengungkap kasus korupsi yang melibatkan korporasi. Selain itu, kata Syarif, pimpinan baru nanti melanjutkan pembuatan cabang KPK di sejumlah daerah.

"Ke depannya kasus korporasi lebih banyak lagi diungkap. Terus cabang-cabang KPK. Kami sekarang mendirikan koordinator wilayah ada 9. Yang akan datang mudah-mudahan bisa lebih," tuturnya.

Kepemimpinan KPK jilid IV akan berakhir pada Desember 2019. Presiden Jokowi sudah mengantongi sejumlah nama untuk menjadi anggota Pansel KPK. Jokowi menyatakan Pansel KPK akan dibentuk pekan ini. (fra/wis)