Densus 88 Tangkap Pria Diduga Terlibat Terorisme di Nganjuk

Antara, CNN Indonesia | Rabu, 15/05/2019 02:50 WIB
Densus 88 Tangkap Pria Diduga Terlibat Terorisme di Nganjuk Ilustrasi Densus 88. (Foto: ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pria diduga terlibat aksi terorisme ditangkap Detasemen Khusus (Densus) Antiteror 88 Polri di Desa Tanjung Tani, Prambon, Nganjuk, Jawa Timur, pada Selasa (14/5) malam. Penangkapan terjadi di konter handphone sekitar pukul 18.30 WIB.

Terduga, yang dikira berinisial DED, ditangkap usai membeli pulsa bersama istrinya. DED diduga warga Bekasi yang selama beberapa waktu terakhir tinggal di Nganjuk.

Dilaporkan Antara, saat diamankan, terduga sempat melawan namun bisa diatasi petugas. Petugas juga sempat melakukan penggeledahan di rumah terduga, namun belum ada informasi jelas terkait hal itu.
Saat ini rumah yang ditinggali terduga sudah diberi garis polisi dan dijaga ketat petugas.


Beberapa tetangga mengaku tidak mengenal pria yang ditangkap, mereka juga mengatakan suami-istri itu tertutup.

"Ia pendiam, namun setiap waktu shalat tiba sering mengumandangkan azan di masjid dekat tempat tinggalnya. Kalau istrinya juga jarang bergaul. Biasanya pakai cadar," kata Imam Syafii, salah satu tetangga.

Imam mengatakan, selama ini yang bersangkutan tinggal dengan istri serta anaknya di rumah mertua di Desa Tegaron, Kecamatan Prambon, Nganjuk. Mereka tidak menyangka jika ia diamankan oleh aparat karena diduga terkait terorisme. (fea)