"People power mungkin itu di pusat, kalau di NTB aman-aman saja, baik-baik saja, landai-landai saja. Tidak ada gerakan people power," ujarnya didampingi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra NTB H Ridwan Hidayat dan Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB Ali Ali Ustman Ahim di Mataram, NTB, Kamis (16/5) dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut HBK, sapaan Bambang Kristiono, hingga saat ini dirinya bersama pengurus DPD Gerindra NTB masih berkonsentrasi mengawal rekapitulasi suara dari daerah pemilihan (Dapil) NTB yang menjadi tanggungjawabnya.
Sementara itu, Ketua DPD Gerindra NTB H Ridwan Hidayat juga menambahkan tidak ada perintah dari DPP Gerindra untuk menggerakkan people power ke daerah termasuk NTB. Namun, kalau pun ada gerakan seperti itu di NTB, murni kesadaran masyarakat bukan karena ada dorongan maupun dikoordinir oleh Partai Gerindra.
"Jadi selama ini masyarakat itu bergerak sendiri, karena ada kesadaran dan kepedulian mereka karena sesuatu yang dirasakan tidak sesuai dengan harapan dan konstitusi yang ada," katanya.
Berdasarkan hasil Situng KPU dengan data masuk 84 persen, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang diusung oleh Gerindra, meraup suara mayoritas di NTB dengan raihan 67,89 persen suara.
[Gambas:Youtube] (antara/arh)