Demokrat Pastikan Tetap di Kubu Prabowo-Sandi sampai 22 Mei

CNN Indonesia | Senin, 20/05/2019 14:52 WIB
Demokrat Pastikan Tetap di Kubu Prabowo-Sandi sampai 22 Mei Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan. (CNN Indonesia/Abi Sarwanto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Partai Demokrat memastikan akan berada di barisan pengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno hingga Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan dan menetapkan hasil rekapitulasi pada Rabu (22/5).

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan sikap pihaknya dalam koalisi pengusung Prabowo-Sandi konsisten dan tidak akan berubah hingga KPU mengumumkan dan menetapkan hasil rekapitulasi.

"Tidak ada yang berubah Demokrat itu konsistensinya tinggi," kata Hinca kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/5).
Ia pun menggambarkan posisi Demokrat dalam sebuah pertandingan sepak bola. Menurut dia, seluruh pemain akan masuk ke ruang ganti untuk mendiskusikan strategi yang akan diterapkan selanjutnya setelah wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir.


Berangkat dari itu, kata Hinca, partai koalisi partai politik akan berhenti setelah KPU meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir dan Demokrat akan berdiskusi seputar langkah yang akan diambil usai 22 Mei.

"Saat mana KPU sebagai wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan maka koalisi ini tentu berhenti main bolanya, balik ke kamar ganti diskusi lagi setelah ini apa," kata Hinca.
Lebih jauh, dia merespons pernyataan Kepala Divisi Advokasi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean yang menyatakan berhenti mendukung Prabowo-Sandi.

Menurut dia, pernyataan itu bersifat pribadi setelah melihat perilaku sejumlah pengguna media sosial yang mengolok istri Ketua Umum Demorkat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono.

"Kalau Ferdinand bilang keluar dari BPN itu sebagai pribadi dia, sebagai Demokrat tetap di situ. Saya sekjen partai tetap ada dan lihat kalau per orang Per orang kalau dia merasa sakit hati dengan bully yang berlebihan itu itu protes kepada buzzer," ucapnya.
[Gambas:Video CNN] (mts/ugo)