Eko Patrio hingga Haji Lulung Lolos ke Senayan

CNN Indonesia | Senin, 20/05/2019 20:36 WIB
Eko Patrio hingga Haji Lulung Lolos ke Senayan Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelawak Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio kembali berhasil merebut satu kursi di DPR RI periode 2019-2024. Keberhasilan lolos ke Senayan juga diraih Abraham Lunggana dan Hidayat Nur Wahid.

Hal ini berdasarkan Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Pileg 2019 di Kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Senin (20/5).

Eko yang maju dari PAN itu memperoleh 104.564 suara di Dapil DKI Jakarta 1 yang meliputi Jakarta Timur. Ini kali ketiga Eko melenggang ke Senayan.


Pada Pemilu 2009, Eko menembus DPR RI dari Dapil Jawa Timur 8 dengan perolehan 46 ribu suara. Sementara pada 2014, ia maju dari dapil yang sama dengan raihan 64 ribu suara.

Selain Eko, ada mantan jurnalis televisi Putra Nababan yang juga lolos. Caleg PDIP itu meraup 101.769 suara di Jakarta Timur.

Ada pula Ketua DPP PKS sekaligus penggagas gerakan #2019GantiPresiden Mardani Ali Sera. Ia memperoleh 155.285 suara.

Di Dapil Jakarta Timur 2, ada duo petahana dari PDIP, yakni Eriko Sotarduga dan Masinton Pasaribu. Mereka masing-masing meraih 104.468 suara dan 82.891 suara.

Di dapil yang meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, dan luar negeri, ada satu caleg yang begitu mendominasi, yakni Ketua Majelis Dewan Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid yang memborong 281.372 suara.

Suara HNW bahkan mengerek Kurniasih Mufidayati. Meski hanya mendapat 24.294 suara, Kurniasih mendapat satu jatah kursi DPR RI.

Di Dapil Jakarta 3 yang meliputi Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu, ada nama Abraham Lunggana atau yang lebih akrab disapa Haji Lulung.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu meraih 69.782 suara. Kali ini ia menjadi anggota dewan di DPR RI setelah sebelumnya selalu mendominasi DPRD DKI Jakarta.

Secara keseluruhan, PDIP unggul di DKI Jakarta dengan perolehan 1.625.042 suara. Kemudian diikuti PKS yang mendapatkan 1.116.705 suara dan Partai Gerindra dengan 988.859 suara.

Selanjutnya ada PAN dengan 412.843 suara, PSI dengan 363.071 suara, Partai Demokrat dengan 360.303 suara, Partai Nasdem 334.660 suara, dan Partai Golkar 322.764 suara.

PKB dengan 304.163 suara, Perindo 197.751 suara, PPP 178.631 suara, Partai Berkarya 84.770 suara, Partai Hanura 63.245 suara, PBB 47.834 suara, Partai Garuda 16.804 suara, dan PKPI 12.844 suara.

[Gambas:Video CNN] (dhf/osc)