Jokowi Tunda Pertemuan dengan AHY Usai Pengumuman Pilpres

CNN Indonesia | Selasa, 21/05/2019 08:33 WIB
Jokowi Tunda Pertemuan dengan AHY Usai Pengumuman Pilpres AHY dan Joko Widodo. (Dok. Partai Demokrat)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dijadwalkan bertemu kembali dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/5).

Pertemuan kali ini dilakukan usai Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan perolehan suara pemilihan presiden dan legislatif dalam Pemilu 2019.

Namun, rencana pertemuan tersebut ditunda. Pertemuan antara putra sulung Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dengan Jokowi bakal dilakukan besok, Rabu (22/5).


"Kami dapat kabar bahwa pertemuannya ditunda besok. Mungkin ada perubahan jadwal juga dari Bapak Presiden," kata Deputi Media The Yudhoyono Institute, Ni Luh Putu Caosa Indriyani saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com lewat pesan singkat.
Selain akan bertemu dengan AHY, Jokowi juga akan bertemu dengan Ketua MPR Zulkifli Hasan alias Zulhas. Namun, pertemuan Jokowi dengan Ketua Umum PAN itu juga ditunda. Rencananya pertemuan keduanya dilakukan sekitar pukul 15.00 WIB.

Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengaku belum mengetahui informasi rencana pertemuan Zulhas dengan Jokowi. Ia mengatakan dirinya saat ini sedang melakukan safari Ramadan.

"Saya belum dapat info. Sedang safari Ramadan soalnya," kata Eddy kepada CNNIndonesia.com.

Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Kementerian dan Lembaga Adita Irawati mengatakan pertemuan Jokowi dengan AHY dan Zulhas yang rencananya dilakukan hari ini ditunda karena ada pertimbangan usia KPU mengumumkan hasil Pemilu 2019 yang lebih cepat.

"Iya ditunda. Ada pertimbangan lain terkait hasil pemilu yang diumumkan lebih cepat," kata Adita.
Pada Selasa (21/5) dini hari, KPU menetapkan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang dalam Pilpres 2019. Mereka memperoleh 85.607.362 suara sah.

Raihan suara Jokowi-Ma'ruf setara dengan 55,50 persen dari total suara sah di Pilpres 2019 sebanyak 154.257.601 suara.

Sementara pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat 68.650.239 suara sah. Dengan kata lain, Paslon 02 meraih 44,50 persen dari total suara sah.
[Gambas:Video CNN] (fra/ugo)