Massa Penolak People Power Berdemo di KPU

CNN Indonesia | Selasa, 21/05/2019 11:29 WIB
Massa Penolak People Power Berdemo di KPU Massa pendukung KPU berunjuk rasa di gedung KPU. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Massa dari BEM Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Mereka menolak people power.

Pantauan CNNIndonesia.com, massa mulai berkumpul pada Selasa (21/5) pukul 10.00 WIB. Mereka menyatakan dukungan kepada KPU dan Bawaslu. Massa menilai KPU sudah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai penyelenggara pemilu secara maksimal.

"Kami melihat bahwa KPU maupun Bawaslu terus diintrik oleh para elite kita. Mereka membangun narasi bahwa KPU maupun Bawaslu telah curang dalam pemilu serentak ini," kata dia di jalan HOS Tjokroaminoto, Jakarta, Selasa (21/5).
Dalam aksi tersebut, massa juga menyampaikan pernyataan sikap seperti mengimbau masyarakat untuk tidak terjebak dalam narasi kecurangan yang dibangun oleh elite politik.


"Mengajak masyarakat agar tetap tenang dan tetap menjaga persatuan. Menolak issu people power dan cara-cara inkonstitusional yang selama ini dihembuskan kepada publik," kata orator.
Massa Mulai Sambangi KPU, Tolak People PowerMassa aksi di depan gedung KPU. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Selang 30 menit, massa aksi dari Komite Aksi Mahasiswa dan Pemuda untuk Demokrasi juga mendatangi KPU. Pesan yang mereka sampaikan juga sama, mereka ingin agar semua pihak tidak menyuarakan ujaran kebencian dan menghormati aksi Pemilu.

"Hormati aksi pemilu 2019 karena ini kehendak dan kedaulatan rakyat," kata salah satu orator.
Polisi menerjunkan sebanyak 34 ribu personel untuk mengamankan KPU usai pengumuman hasil rekapitulasi suara Pilpres.

KPU mengumumkan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pilpres. Jokowi-Ma'ruf memperoleh 85.607.362 suara sah pada Pilpres 2019.

Raihan suara Jokowi-Ma'ruf setara dengan 55,50 persen dari total suara sah di Pilpres 2019 sebanyak 154.257.601 suara. Sementara pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat 68.650.239 suara sah atau 44,50 persen dari total suara sah.
[Gambas:Video CNN] (sah/ugo)