FOTO: Tanah Abang Masih Mencekam

Andry Novelino, CNN Indonesia | Rabu, 22/05/2019 07:17 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Aksi massa di depan gedung Bawaslu, Selasa (21/5), yang mulanya berjalan damai berubah rusuh berupa bentrok warga dan aparat dan menjalar hingga Tanah Abang.

Bentrokan antara aparat dengan massa terjadi di sekitar Jalan Wahid Hasyim - KH Mas Mansyur-Tanah Abang, Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Bentrokan terpusat di persimpangan jalan Wahid Hasyim - Mas Mansyur. Tepat berada di depan Blok A Pasaraya Tanah Abang. Massa meladeni aparat dengan sengit. Bukan hanya batu, kini aparat dihujani mercon yang memekakkan telinga. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Polisi terus menembakkan gas air mata, namun tidak mujarab. Baru sekitar pukul 01.41 WIB polisi berhasil menguasai persimpangan. Massa bergeser ke jalan Mas Mansyur ke arah Penjernihan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Perlawanan sengit dilancarkan massa. Mercon mereka seolah-olah tak habis-habis. Sementara gas air mata polisi semakin menipis. Walhasil polisi akhirnya juga mengombinasikan gas air mata dan mercon untuk mengusir massa. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Selama kurang lebih 1 jam bentrok berlangsung panas. Aparat sempat mundur lagi ke jalan Wahid Hasyim. Kemudian maju kembali hingga menguasai persimpangan Wahid Hasyim. - Mas Mansyur pada pukul 03.30 wib. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Massa tetap tak mau bubar meski sudah mundur begitu jauh. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Posisi mereka sudah berada di jalan mas Mansyur tepatnya dekat dengan kantor wilayah Kemenag Jakarta Pusat. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Aparat dan massa terus berbalas gas air mata dan mercon. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Hingga saat berita ini diturunkan situasi di Tanah Abang masih mencekam. (CNN Indonesia/Andry Novelino)