Sudirman memastikan dirinya akan ikut mengawal aksi yang digelar di KPU dan Bawaslu hari ini, Rabu (22/5).
"Insya Allah saya akan hadir bersama mereka (peserta aksi)," kata Sudirman dihubungi melalui pesan singkat, Selasa (21/5) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu, Sudirman yang juga ditemani Koordinator Juru Bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak dilarang melintas kawasan Thamrin untuk menuju ke Gedung Bawaslu.
Sudirman menyebut sempat meminta petugas kepolisian itu menjelaskan alasan dirinya dilarang melintas kawasan Thamrin menuju Gedung Bawaslu. Namun, petugas tersebut kata dia tak juga menjelaskan alasan pasti larangan tersebut dibuat.
"Saya tanya kepada Komandan, apa alasan masyarakat enggak boleh melintas jalan kaki. Mereka tidak menjawab. Saya simpati pada polisi yang bertugas di lapangan. Mereka harus lakukan hal-hal yang berlawanan dengan hati nuraninya. Bahkan menjelaskan tindakan mereka pun tidak bisa," kata dia.
Meski begitu dia mengaku tetap berusaha agar bisa bertemu dengan para pendemo. Dia mencoba berjalan melalui arah lain meski sedikit memutar.
"Tadi saya masuk lewat belakang, cari jalan lain. Saya akan terus menemani relawan," kata dia.
Polisi sudah memukul mundur massa yang mengepung kantor Bawaslu hingga Rabu (22/5) dini hari tadi. Polisi menangkap beberapa provokator dan sempat menembakkan gas air mata. Massa sempat rusuh di daerah Tanah Abang dan melakukan pembakaran di asrama Brimob Petamburan.
[Gambas:Video CNN] (tst/dal)