BREAKING NEWS

Ricuh Lagi, Polisi Tembak Gas Air Mata di Depan Bawaslu

CNN Indonesia | Rabu, 22/05/2019 18:46 WIB
Ricuh Lagi, Polisi Tembak Gas Air Mata di Depan Bawaslu Sejumlah aparat kepolisian dan pengunjuk rasa sempat melakukan buka puasa bersama dan ibadah salat Maghrib berjamaah di depan kantor Bawaslu, Jakarta, Rabu, 22 Mei 2019. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kericuhan kembali terjadi di depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (22/5) malam.

Polisi pun mencoba membubarkan massa dengan gas air mata. Selain itu water cannon dan baracuda pun disiapkan untuk membubarkan massa.

Kerusuhan itu terjadi justru setelah para pengunjuk rasa dan aparat yang menjaga keamanan melakukan buka puasa bersama dan salat magrib berjamaah di lokasi tersebut.


Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, kericuhan itu terjadi sejak pukul 18.20 WIB. Awalnya dari atas Mobil Komando orator menyatakan aksi telah selesai dan mengajak pulang massa aksi 22 Mei di depan Gedung Bawaslu. Namun, saat akan pulang ada sejumlah orang dari massa aksi dari arah Jalan Wahid Hasyim yang melakukan pelemparan ke polisi menjaga.


Dari arah mobil Komando, orator berulang kali meminta agar massa menghentikan provokasi dan tak melempar-lempar polisi. Namun perintah itu diabaikan.

"Jangan lempar-lemparan ayo pulang," teriak pemimpin pengunjuk rasa menggunakan pengeras suara dari atas mobil

Sejumlah massa tetap melakukan pelemparan dari mulai botol, gelas air plastik, hingga petasan ke arah polisi.

Polisi pun segera mengambil tindakan untuk menghentikan aksi massa dan mencoba mengamankan provokator. Namun hingga berita ini ditulis belum diketahui apakah ada yang telah diamankan polisi. (mts/kid)