Aksi di Bawaslu Rusuh, TNI AD Jaga Ketat Istana Merdeka

CNN Indonesia | Rabu, 22/05/2019 20:44 WIB
Aksi di Bawaslu Rusuh, TNI AD Jaga Ketat Istana Merdeka Aktivitas pengawalan aksi 22 Mei di depan gedung Bawaslu. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sejumlah wilayah di sekitar Istana Kepresidenan Jakarta dijaga ketat personel TNI AD. Pasukan yang diterjunkan mengamankan kawasan Istana berasal dari Kodam Jaya, Rabu (22/5).

Pantauan CNNIndonesia.com, personel dari Kodam Jaya itu tersebar di sejumlah titik. Mereka mulai berjaga dari Jalan IR Juanda, Jalan Majapahit, sampai Jalan Medan Merdeka Utara.

Bahkan pantauan di lapangan, Jalan Medan Merdeka Barat ditutup sampai Jalan Majapahit dan Jalan Medan Merdeka Utara. Masyarakat tak bisa menggunakan jalan tersebut untuk sementara waktu.


Adapun Presiden Joko Widodo telah meninggalkan istana sejak pukul 19.30 WIB melalui pintu gerbang Jalan Ir Juanda.


Sampai pukul 20.17 WIB, tak ada kendaraan lalu-lalang selain kendaraan TNI AD. Namun, penjual kopi keliling masih bisa melintas di jalan tersebut untuk sekadar berjualan.

Sementara itu pasukan Brimob berjaga di depan Kementerian Pariwisata atau Patung Kuda. Dua mobil water cannon disiagakan. Pagar pembatas beton dan kawat berduri juga dipasang menutup Jalan Medan Merdeka Barat.

Salah satu personel Brimob menyatakan penutup Jalan Medan Merdeka Barat dilakukan selepas Magrib. Ia tak mengetahui kapan jalan tersebut kembali dibuka.


Seperti diketahui, hingga pukul 20.25 WIB, kerusuhan kembali meletus di depan gedung Bawaslu. Massa melempari petugas dengan kembang api, botol mineral hingga batu. Sementara itu polisi berulangkali melepaskan tembakan gas air mata kepada kerumunan massa.

Kericuhan yang meletus pada pukul 20.25 WIB tersebut terjadi hanya beberapa jam usai kedua kubu hampir bersepakat meredakan ketegangan. Diketahui letupan kericuhan pertama terjadi pada pukul 18.20 WIB, di saat massa menolak membubarkan diri.

(fra/ain)