Kapolda Antisipasi Massa Liar Kembali Beraksi di Bawaslu

CNN Indonesia | Kamis, 23/05/2019 11:46 WIB
Kapolda Antisipasi Massa Liar Kembali Beraksi di Bawaslu Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Purnomo memastikan aparat akan memberi tindakan tegas jika ada massa anarkistis yang akan kembali beraksi di sekitar Bawaslu. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tak seperti dua hari sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menyebut hari ini tidak ada surat pemberitahuan aksi unjuk rasa di Kantor Bawaslu RI.

Namun, Gatot mengungkap kemungkinan akan ada massa yang akan kembali beraksi di sekitar Bawaslu untuk melakukan tindakan kekerasan.

"Hari ini tidak ada [surat pemberitahuan demo], tapi ada kemungkinan ada pihak-pihak tertentu yang dengan liar datang ke sini melakukan tindakan-tindakan anarkis. Kita akan lakukan tindakan hukum dengan tegas dan terukur," ujar Gatot saat ditemui di depan Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Kamis (23/5).


Gatot menegaskan pihaknya tak akan mengendurkan pengamanan meski tak ada penberitahuan aksi unjuk rasa. Kepolisian tetap menerapkan kekuatan yang sama dengan dua hari sebelumnya.

Untuk sementara, lalu lintas di Jalan MH Thamrin masih ditutup sebagian. Gatot menyampaikan lalu lintas akan dibuka normal setelah kondisi kondusif.

"Kita lihat perkembangan situasi, kalau situasi sudah kondusif ya tidak ada lagi kelompok-kelompok yang melakukan tindakan anarki, kita akan segera buka dan lancarkan arus lalu lintas ini," ucapnya.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa menolak hasil pemilu di depan Kantor Bawaslu RI, Jakarta, berujung kerusuhan. Massa yang menuntaskan aksinya pada Selasa (21/5) petang, meninggalkan lokasi demonstrasi.

Namun pada malam hari, sejumlah massa mendatangi kembali Bawaslu RI. Mereka memprovokasi aparat kepolisian dan mulai menimbulkan kericuhan. Kerusuhan terjadi hingga Kamis (23/5).

[Gambas:Video CNN] (dhf/arh)