14 Polisi Terluka Saat Amankan Aksi 22 Mei di Jakarta

CNN Indonesia | Kamis, 23/05/2019 16:39 WIB
14 Polisi Terluka Saat Amankan Aksi 22 Mei di Jakarta Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 14 anggota polisi terluka akibat aksi 22 Mei yang berakhir dengan kerusuhan di depan DKI Jakarta. Kebanyakan mengalami luka akibat terkena lemparan dari massa aksi.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan selain 14 orang di Jakarta yang terluka, terdapat lima anggotanya terluka di Kalimantan Barat dan dua di Jawa Timur.

"Jakarta (yang luka) ada 14 sebagian luka karena kena lemparan," ujarnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (23/5).


Dedi menjelaskan lima orang yang terluka di Kalimantan Barat merupakan satu anggota Danramil dan empat anggota polisi. Luka yang dialami mereka pun beragam, karena lemparan batu dan juga tembakan senjata rakitan.


Peristiwa itu terjadi pada saat pengamanan unjuk rasa dan pembakaran pos lalu lintas.

"Luka masih didalami diduga akibat lemparan batu dan luka tembak dari senjata rakitan yang digunakan pelaku," tutur Dedy.

Diketahui, selain di DKI Jakarta, sejumlah peristiwa terjadi sejak 22 Mei hingga 23 Mei subuh. Beberapa di antaranya seperti di Pontianak (Kalimantan Barat), Medan (Sumatra Utara), dan Sampang (Jawa Timur).

Di Sumatra Utara terjadi perusakan pagar massa yang mendemo kantor Bawaslu di sana. Kemudian di Jatim terjadi kasus pembakaran Polsek di Sampang, dan pembakaran dua pos polisi di Pontianak.

Namun polisi menyatakan jika hari ini situasi secara nasional sudah kondusif. Meski demikian sebanyak 58 ribu personel TNI Polri diterjunkan untuk menjaga keamanan.

[Gambas:Video CNN]

(gst/kid)